Biobank memiliki peran penting dalam penyediaan biosampel berkualitas. Ketersediaan biosampel berkualitas tinggi berkaitan erat dengan keberlanjutan penelitian yang sedang berlangsung sehingga dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan masyarakat. Universitas Gadjah Mada melalui Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (Biobank FK-KMK) telah berperan dalam pengembangan biobank di Indonesia. Seiring dengan perkembangan biobank di Indonesia, muncul pula berbagai permasalahan, salah satunya adalah pengolahan dan pemanfaatan jaringan dan sel manusia untuk layanan kesehatan dan keperluan penelitian. Menyikapi hal ini, Biobank FK-KMK UGM menginisiasi pengembangan sebuah program komputer. Program komputer tersebut adalah Sistem Informasi Manajemen Biobank (SIMBIOX). SIMBIOX memberikan dukungan dalam pengumpulan dan pengolahan biosampel yang dikelola oleh Biobank.
SIMBIOX adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Biobank FMPHN UGM untuk memudahkan pengelolaan biosampel di bidang penelitian. Pengelolaan biosampel yang dimaksud mencakup proses pencatatan data transaksi biosampel, penyimpanan, pelacakan, hingga pelaporan yang terstruktur. SIMBIOX dikembangkan pada tahun 2017–2018. Alasan pengembangan SIMBIOX adalah karena sistem manajemen data komersial memiliki biaya yang tinggi, kebutuhan pengelolaan data terbatas pada beberapa variabel, serta tim Biobank FK-KMK UGM memiliki kapasitas untuk mengembangkan sistem berbasis elektronik.
Aplikasi ini dikembangkan menggunakan pemrograman berbasis web, yaitu PHP dengan framework CodeIgniter 3.x, yang mendukung basis data MySQL dan PostgreSQL. Antarmuka pengguna grafis (GUI) berbasis Bootstrap juga dilengkapi dengan modul log untuk mendukung pemantauan dan keamanan aplikasi. Saat ini, SIMBIOX bersifat open source dan tersedia di Github, serta siap menerima kerja sama dalam pengembangan data kesehatan di Indonesia.
Salah satu fitur SIMBIOX adalah pemeriksaan ketersediaan ruang/kapasitas penyimpanan. Fungsi ini berguna untuk mengetahui secara virtual ketersediaan penyimpanan (dalam bentuk tabung) di dalam deep freezer berdasarkan kode identitas biosampel (kode posisi).
Biobank FMPHN UGM juga bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam pengembangan biobank di Indonesia dengan mengadopsi SIMBIOX sebagai salah satu sistem dasar dalam pengembangan sistem BGSi (Biomedical and Genome Science Initiative).
Saat ini (2025) Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono juga menggunakan SIMBIOX sebagai salah satu sistem pengelolaan dan penyimpanan sampel penelitian tersimpan.
SIMBIOX telah didaftarkan pada Hak Kekayaan Intelektual pada tahun 2021 dengan nomor 000269393: IPR OF SIMBIOX