Belajar Biosecurity melalui Pengelolaan Biospesimen: Mahasiswa Magister Biologi UGM Kunjungi Biobank FK-KMK UGM

Yogyakarta, 23 September 2026 — Sebanyak sembilan mahasiswa Program Studi Magister Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada bersama satu asisten praktikum dan satu dosen pengampu mata kuliah melakukan kunjungan pembelajaran ke Unit Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Rabu (23/9). Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–15.00 WIB tersebut merupakan bagian dari Praktikum Mata Kuliah Biosecurity (Keamanan Hayati).

Kunjungan ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami penerapan prinsip biosecurity dalam pengelolaan biospesimen secara langsung di lingkungan biobank. Tidak hanya mempelajari konsep keamanan hayati secara teori, mahasiswa diajak melihat bagaimana aspek keamanan, pengendalian akses, dokumentasi, pelacakan, serta pengelolaan spesimen diterapkan sebagai bagian dari sistem manajemen biobank.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai manajemen spesimen terintegrasi di Biobank FK-KMK UGM, mulai dari penerimaan dan pemrosesan biospesimen, pelabelan dan penyimpanan, pemantauan kondisi penyimpanan, hingga proses penarikan dan pelacakan spesimen. Pembahasan juga mengaitkan pengelolaan biospesimen dengan dua aspek penting dalam keselamatan dan keamanan penelitian, yaitu biosafety dan biosecurity.

Penerapan biosecurity di biobank mencakup berbagai lapisan pengendalian. Mahasiswa diperkenalkan pada penerapan akses terbatas, pengelolaan inventaris biospesimen, penggunaan sistem informasi manajemen biobank atau SIMBIOX, pengaturan hak akses pengguna, dokumentasi, serta audit trail.

Pengelolaan spesimen juga didukung oleh berbagai Standard Operating Procedures (SOP) yang mengatur tahapan pekerjaan, mulai dari penerimaan, pemrosesan, pelabelan, penyimpanan, pelacakan, penarikan, hingga pemusnahan spesimen.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diajak memahami bahwa keamanan biospesimen bukan merupakan tanggung jawab satu orang atau satu bagian saja. Setiap tahapan dalam perjalanan biospesimen membutuhkan prosedur yang jelas, personel yang terlatih, dokumentasi yang baik, serta sistem pemantauan dan evaluasi yang berkelanjutan.

Selain membahas aspek biosecurity, mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai pentingnya menjaga kualitas biospesimen sejak tahap pengumpulan hingga penyimpanan jangka panjang. Kualitas spesimen sangat dipengaruhi oleh proses pra-analitik, termasuk metode pengumpulan, pelabelan, waktu dan kondisi transportasi, pemrosesan, serta kondisi penyimpanan. Mahasiswa juga diperkenalkan pada prinsip bahwa jenis biospesimen dan tujuan analisis menentukan bagaimana spesimen harus ditangani dan disimpan. DNA, RNA, protein, maupun metabolit memiliki karakteristik dan sensitivitas yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan pengelolaan yang sesuai. Dokumentasi dan chain of custody menjadi bagian penting untuk memastikan bahwa setiap spesimen dapat ditelusuri sepanjang siklus hidupnya. Sistem pencatatan yang baik tidak hanya mendukung kualitas penelitian, tetapi juga menjadi bagian dari pengendalian dan keamanan biospesimen.

Kunjungan ke Biobank FK-KMK UGM menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa Magister Biologi untuk melihat bagaimana konsep biosecurity diterapkan dalam fasilitas pengelolaan biospesimen. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami biosecurity sebagai konsep perlindungan terhadap agen biologis, tetapi juga melihat keterkaitannya dengan SOP, fasilitas, peralatan, sumber daya manusia, sistem informasi, dokumentasi, serta tata kelola biospesimen.

Pengalaman pembelajaran langsung di fasilitas biobank diharapkan dapat memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya penerapan prinsip keamanan hayati secara menyeluruh dalam kegiatan penelitian biologi dan biomedis. Kegiatan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dan pengelola Biobank FK-KMK UGM mengenai praktik pengelolaan biospesimen serta tantangan penerapan biosecurity di lingkungan biobank.

Prof. Dr. Sok Ching Cheong dan Dr. Annie Chai Kunjungi Biobank FK-KMK UGM

Yogyakarta, 15 September 2026 — Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan dua tamu akademik dari Cancer Research Malaysia, yaitu Prof. Dr. Sok Ching Cheong, Chief Scientific Officer, dan Dr. Annie Chai, Deputy Head Translational Cancer Biology Unit, pada Selasa, 15 September 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Visiting Professor & Guest Lecturer 2026 yang diselenggarakan oleh Departemen Histologi dan Biologi Sel FK-KMK UGM pada 15–16 September 2026. Kedua tamu didampingi oleh Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D.

Dalam kunjungan ini, Prof. Dr. Sok Ching Cheong dan Dr. Annie Chai berkesempatan mengenal lebih dekat fasilitas, pengelolaan, serta aktivitas Biobank FK-KMK UGM dalam mendukung penelitian biomedis dan translasi. Kunjungan juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan peran biobank dalam pengelolaan biospesimen dan data penelitian secara terstandar, mulai dari penerimaan dan pemrosesan spesimen, penyimpanan jangka panjang, hingga pemanfaatan biospesimen untuk mendukung penelitian.

Kehadiran kedua peneliti dari Cancer Research Malaysia juga memberikan peluang untuk memperluas diskusi mengenai penelitian kanker, biospesimen, dan translational research. Hal ini sejalan dengan tema kegiatan Visiting Professor & Guest Lecturer 2026 dari Departemen Histologi dan Biologi Sel FK-KMK UGM , yaitu “NPC from Basic to Clinic” serta kuliah umum pascasarjana bertema “Modern Approaches in Cancer Research: from Disease Models to Target Discovery.”

Prof. Dr. Sok Ching Cheong merupakan peneliti yang memiliki fokus pada penelitian nasopharyngeal carcinoma (NPC), sedangkan Dr. Annie Chai berkiprah dalam bidang translational cancer biology, termasuk pemanfaatan pendekatan CRISPR dan big data untuk mendukung penemuan target kanker.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik dan kolaborasi penelitian antara FK-KMK UGM, Biobank FK-KMK UGM, dan institusi penelitian kanker di tingkat internasional. Pertukaran pengetahuan mengenai pengelolaan biospesimen, data, serta pemanfaatannya dalam penelitian kanker menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pengembangan penelitian biomedis yang berkualitas dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan seperti ini, Biobank FK-KMK UGM terus membuka ruang untuk kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan pengembangan jejaring penelitian dalam mendukung kemajuan ilmu biomedis dan kesehatan.

Mengenal Lebih Dekat Biobank FK-KMK UGM, Mahasiswa Baru S3 Diajak Melihat Langsung Fasilitas Pendukung Riset

Yogyakarta, 31 Agustus 2026

Bagaimana sebuah sampel biologis disimpan agar tetap terjaga kualitasnya dan dapat dimanfaatkan kembali untuk penelitian? Pertanyaan tersebut menjadi salah satu hal yang dikenalkan kepada mahasiswa baru Program Studi Doktor (S3) FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam kunjungan ke Laboratorium Biobank FK-KMK UGM, Senin 31 Agustus 2026.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pengenalan fasilitas kampus bagi mahasiswa baru Program Studi S3 Angkatan 2026. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diperkenalkan pada fasilitas yang tersedia di lingkungan FK-KMK UGM, tetapi juga diajak melihat secara langsung bagaimana Biobank mendukung kegiatan penelitian kesehatan.

Berbeda dengan pengenalan yang diawali dengan pemaparan materi, kegiatan kali ini mengajak mahasiswa untuk melihat fasilitas Biobank terlebih dahulu. Peserta berkesempatan mengamati area kerja, fasilitas penyimpanan spesimen, serta sistem pengelolaan data yang digunakan dalam mendukung penelusuran dan pengelolaan sampel.

“Biobank bukan hanya tempat menyimpan sampel. Di dalamnya terdapat rangkaian proses yang harus dikelola secara sistematis, mulai dari pengelolaan spesimen, kualitas dan keamanan penyimpanan, hingga pengelolaan data dan penelusuran sampel,” jelas Linda selaku teknisi Laboratorium.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai berbagai layanan yang tersedia di Biobank FK-KMK UGM. Layanan tersebut meliputi konsultasi dan pendampingan pengelolaan spesimen, penyimpanan spesimen jangka panjang menggunakan ultra-low temperature freezer (ULTF) dan liquid nitrogen (LN₂), isolasi DNA, serta dukungan terhadap kegiatan penelitian dan pelatihan di bidang pengelolaan biobank.

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam kunjungan adalah keterkaitan antara spesimen dan data. Setiap sampel yang disimpan perlu memiliki identitas, informasi, serta lokasi penyimpanan yang dapat ditelusuri. Untuk mendukung proses tersebut, Biobank FK-KMK UGM memanfaatkan sistem informasi yang membantu pengelolaan data dan lokasi spesimen.

Bagi mahasiswa Program Studi S3, pengenalan ini menjadi kesempatan untuk melihat secara langsung salah satu infrastruktur yang dapat mendukung proses penelitian di FK-KMK UGM. Keberadaan Biobank diharapkan dapat membuka peluang pemanfaatan spesimen secara lebih terstruktur sekaligus mendukung penelitian yang berkualitas dan berkelanjutan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai konsep, fungsi, dan pengelolaan Biobank oleh dr Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D selaku Ketua Divisi Tim Operasional Biobank FKKMK UGM. Setelah melihat langsung fasilitasnya, mahasiswa diajak memahami lebih jauh bahwa Biobank bukan sekadar fasilitas penyimpanan spesimen, melainkan sebuah sistem yang mengintegrasikan spesimen, data, kualitas, keamanan, dan tata kelola untuk mendukung penelitian kesehatan.

Melalui kegiatan pengenalan ini, mahasiswa baru Program Studi S3 Angkatan 2026 diharapkan semakin mengenal fasilitas penelitian yang tersedia di FK-KMK UGM dan dapat memanfaatkannya sebagai bagian dari perjalanan akademik serta pengembangan riset mereka.

 

Biobank FK-KMK UGM Terima Kunjungan Tim Thermo Fisher Scientific

Yogyakarta – Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Tim Thermo Fisher Scientific melalui PT Elokarsa Utama pada 12 Desember 2025. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan From Research to Precision Medicine: Building Indonesia’s Biobank Ecosystem yang sebelumnya diselenggarakan di Jakarta dan Yogyakarta.

Dalam kunjungan tersebut, tim Thermo Fisher Scientific meninjau secara langsung fasilitas, alur kerja, dan layanan Biobank FK-KMK UGM, mulai dari proses penerimaan spesimen, penyimpanan, hingga layanan distribusi untuk mendukung kegiatan riset. Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai operasional biobank serta kebutuhan teknis yang mendukung pengelolaan biospesimen jangka panjang.

Selain peninjauan fasilitas, kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai potensi dukungan yang dapat diberikan oleh Thermo Fisher Scientific dalam penguatan operasional biobank. Pembahasan meliputi dukungan teknologi penyimpanan, sistem kriopreservasi, konsumabel, serta solusi terintegrasi yang relevan dengan kebutuhan Biobank FK-KMK UGM.

Diskusi lanjutan juga membahas rencana tindak lanjut kerja sama, termasuk peluang kolaborasi dalam pengembangan infrastruktur, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem pendukung biobank agar selaras dengan standar global dan kebutuhan riset nasional.

Melalui kunjungan ini, Biobank FK-KMK UGM memperkuat jejaring kolaborasi dengan mitra industri dan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan layanan biobank yang andal, berstandar, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung riset kesehatan dan pengembangan precision medicine di Indonesia.

 

 

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari

Biobank FK-KMK UGM Terima Kunjungan Perwakilan Erasmus School of Health Policy & Management

Yogyakarta – 27 November Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Erasmus School of Health Policy & Management (ESHPM), Erasmus University Rotterdam, dalam rangka peninjauan fasilitas dan diskusi pengelolaan biobank.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung fasilitas, alur kerja, serta layanan Biobank FK-KMK UGM. Rombongan dari ESHPM diajak meninjau sistem pengelolaan biospesimen, mulai dari penerimaan dan penyimpanan, hingga layanan distribusi spesimen yang mendukung kegiatan riset.

Selama kunjungan, rombongan didampingi oleh dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes, Ph.D dan Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., yang memberikan penjelasan mengenai tata kelola biobank, sistem manajemen mutu, serta integrasi layanan biobank dengan kebutuhan penelitian dan kebijakan kesehatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Biobank FK-KMK UGM dalam memperkuat jejaring internasional dan membuka peluang kolaborasi, khususnya dalam pengembangan kebijakan kesehatan berbasis bukti dan pengelolaan biobank yang berstandar internasional.

Kontributor: F. Linda Tri P

Pertemuan Pembahasan Rancangan Pedoman Biobank dan Biorepositori

Yogyakarta, 27 November 2025 – Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menjadi tuan rumah sekaligus narasumber dalam Pertemuan Pembahasan Rancangan Pedoman Biobank dan Biorepositori yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penyusunan pedoman Biobank dan Biorepositori sebagai turunan dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, dengan tujuan memperkuat tata kelola biobank secara nasional.

Pertemuan dibuka dengan sambutan dan arahan dari Direktorat Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Selanjutnya Ketua Tim Pengelola Biobank FK-KMK UGM memaparkan mengenai profil dan tata kelola Biobank FK-KMK UGM, termasuk struktur organisasi, kebijakan pengelolaan, serta peran biobank dalam mendukung penelitian dan pelayanan kesehatan.

Selanjutnya, peserta mendapatkan pemaparan mengenai manajemen spesimen dan data biobank, yang mencakup alur layanan, manajemen operasional, serta sistem pendukung pengelolaan biospesimen, juga membahas standar penerimaan, penyimpanan, pemantauan kualitas, hingga distribusi spesimen sesuai prinsip mutu dan keamanan.

Pada selanjutnya, Biobank FK-KMK UGM memfasilitasi visitasi infrastruktur Biobank, di mana peserta meninjau secara langsung fasilitas penyimpanan, sistem keamanan, serta penerapan prosedur operasional di lingkungan Biobank FK-KMK UGM. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran praktis dalam memahami implementasi pengelolaan biobank yang terintegrasi.

Pertemuan ditutup dengan diskusi tindak lanjut dan penegasan komitmen bersama antara Kementerian Kesehatan dan Biobank FK-KMK UGM dalam mendukung penyusunan pedoman Biobank dan Biorepositori yang komprehensif, aplikatif, dan selaras dengan praktik terbaik nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini, Biobank FK-KMK UGM berperan aktif dalam mendukung penguatan kebijakan dan standardisasi penyelenggaraan biobank di Indonesia, serta memperkuat jejaring kolaborasi antara institusi akademik dan pemerintah.

Kontributor: F. Linda Tri P

Delegasi UMCG Belanda Kunjungi Biobank FK-KMK UGM Bersama Departemen Kardiologi

Yogyakarta, 17 November 2025

Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM menerima kunjungan delegasi dari University Medical Center Groningen (UMCG), Belanda, yang diwakili oleh Daan Westenbrink, MD, PhD. Kunjungan ini dilakukan bersama Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK-KMK UGM, sebagai bagian dari rangkaian lawatan delegasi University of Groningen ke Universitas Gadjah Mada pada 17–18 November 2025.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring kolaborasi riset, khususnya dalam bidang kardiovaskular, serta memberikan gambaran langsung terkait infrastruktur dan kemampuan pengelolaan biosampel di Biobank FK-KMK UGM.

Selama kunjungan, delegasi UMCG mendapatkan penjelasan mengenai fasilitas dan sistem kerja Biobank FK-KMK UGM, termasuk alur penyimpanan dan pengelolaan biosampel. Departemen Kardiologi turut memaparkan portofolio penelitian yang bekerja sama dengan Biobank, dengan jenis biosampel yang dikelola meliputi plasma, serum, buffy coat, DNA, dan RNA.

Diskusi antara UMCG, Departemen Kardiologi, dan Biobank FK-KMK UGM menyoroti peluang kolaborasi lebih lanjut dalam riset kardiovaskular berbasis biosampel, pertukaran keahlian teknis pengelolaan biobank, penguatan metode akuisisi biosampel klinis, serta pemanfaatan biomarker modern dalam praktik klinik dan penelitian.

Kunjungan ini memperkuat posisi FK-KMK UGM dalam kolaborasi internasional dan menunjukkan kesiapan Biobank FK-KMK UGM dalam mendukung riset klinis berstandar global.

Kontributor: F. Linda Tri P

Mahasiswa Mahidol University Malaysia Kunjungi Biobank FK-KMK UGM

Yogyakarta, Selasa 4 November 2025, sebanyak lima mahasiswa dari Mahidol University Malaysia, yang terdiri dari jenjang S1 hingga S3, berkunjung ke Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Summer Course Program yang diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) FK-KMK UGM.

Selama kunjungan, para mahasiswa mendapat penjelasan mengenai peran Biobank sebagai salah satu core facility FK-KMK UGM yang berfungsi mendukung berbagai penelitian biomedis. Tim Biobank memaparkan alur layanan pengelolaan biosampel, mulai dari penerimaan dan registrasi sampel, proses penyimpanan pada berbagai suhu (–20°C, –80°C, hingga liquid nitrogen), sistem informasi manajemen sampel, serta standar keamanan dan kualitas yang diterapkan.

Para mahasiswa juga berkesempatan untuk melihat langsung fasilitas penyimpanan biosampel dan area kerja laboratorium Biobank, serta berdiskusi mengenai bagaimana infrastruktur ini mendukung riset kesehatan dan kolaborasi lintas disiplin di lingkungan FK-KMK UGM.

Kunjungan ini tidak hanya memberikan pemahaman praktis tentang sistem biobank modern, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan wawasan global dan kolaborasi antar universitas dalam bidang penelitian biomedis dan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FK-KMK UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), terutama:

  • SDG 4 (Quality Education) – peningkatan kapasitas pembelajaran dan pengalaman riset internasional,
  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) – penguatan infrastruktur riset dan inovasi di bidang biomedis, dan
  • SDG 17 (Partnerships for the Goals) – perluasan kemitraan global melalui kegiatan akademik dan riset berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengalaman belajar di Biobank FK-KMK UGM dapat menginspirasi mahasiswa peserta Summer Course dalam memahami pentingnya pengelolaan biosampel dan kolaborasi internasional untuk mendukung penelitian kesehatan yang berkualitas.

Kontributor: F. Linda

Perwakilan University of Puthisastra Kunjungi Biobank FK-KMK UGM

Yogyakarta, 31 Oktober 2025 Mr. Kong Sela, M.Eng., Research Coordinator dari Department of Research, University of Puthisastra, Kamboja, melakukan kunjungan ke Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda untuk melihat secara langsung bagaimana FK-KMK UGM mengelola kegiatan penelitian, termasuk fasilitas pendukung riset yang dimiliki fakultas.

Didampingi oleh tim International Relations Office (IRO) dan Koordinator Administrasi Bidang Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM, Mr. Kong meninjau beberapa core facility yang berperan penting dalam mendukung riset di bidang kesehatan. Salah satunya adalah Biobank, yang berfungsi sebagai pusat penyimpanan dan pengelolaan biosampel untuk berbagai kegiatan penelitian biomedis.

Dalam kesempatan tersebut, tim Biobank menjelaskan alur kerja pengelolaan sampel, mulai dari penerimaan dan identifikasi, proses penyimpanan pada berbagai suhu (–80°C hingga liquid nitrogen), hingga sistem informasi yang menjamin keamanan dan ketertelusuran setiap sampel.
Mr. Kong juga meninjau area penyimpanan dan berdiskusi mengenai penerapan standar operasional dan sistem digital yang digunakan dalam manajemen biobank.

Kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan pertukaran praktik baik dalam pengelolaan fasilitas riset, serta membuka peluang kerja sama dalam pengembangan sistem riset biomedis di kawasan regional.
Inisiatif ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 4 (Quality Education) – peningkatan kapasitas akademik dan riset melalui kolaborasi internasional;
  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) – penguatan infrastruktur riset dan inovasi biomedis;
  • SDG 17 (Partnerships for the Goals) – perluasan kemitraan global untuk mendukung ekosistem riset berkelanjutan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama antara FK-KMK UGM dan University of Puthisastra dalam bidang pengembangan fasilitas penelitian dan peningkatan kualitas riset biomedis di masa mendatang.

Kontributor: F. Linda

Dosen dan Tendik FKKMK UGM Lakukan Kunjungan ke Biobank untuk Pelatihan GCLP

Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan mengenai Good Clinical Laboratory Practice (GCLP), dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM yang belum mendapatkan pelatihan GCLP melaksanakan kunjungan ke Laboratorium Biobank FK-KMK UGM.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pelatihan GCLP yang tengah berlangsung. Kunjungan dilakukan pada Kamis, 25 September 2025, pukul 12.30–14.30 WIB, salah satunya bertempat di Biobank.

Dalam kunjungan tersebut, peserta diperkenalkan secara langsung dengan fasilitas, alur kerja, serta penerapan standar GCLP di Laboratorium Biobank. Tim Biobank mendampingi peserta, memberikan penjelasan teknis mengenai prosedur manajemen sampel, pengendalian mutu, serta sistem informasi yang digunakan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dosen dan tenaga kependidikan FK-KMK UGM mengenai standar praktik laboratorium yang baik, sekaligus menumbuhkan budaya kerja laboratorium yang menjunjung tinggi mutu, keamanan, dan integritas data penelitian.

Inisiatif ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama:

  • SDG 3 (Good Health and Well-Being): memastikan penelitian dan layanan kesehatan didukung data yang berkualitas dan terpercaya.

  • SDG 4 (Quality Education): memberikan pembelajaran berkelanjutan bagi tenaga pendidik dan staf laboratorium.

  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): memperkuat infrastruktur penelitian melalui penerapan standar laboratorium internasional.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan FK=KMK UGM dapat semakin siap menerapkan prinsip GCLP dalam kegiatan penelitian maupun pelayanan laboratorium, demi mendukung kualitas riset dan layanan kesehatan di Indonesia.

Kontributor: