Pada tahun 2018, Biobank FK-KMK UGM menerima hibah penelitian dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk mengembangkan sistem tata kelola biobank guna mendukung pengembangan penelitian dan layanan kesehatan di Indonesia. Biobank FK-KMK UGM bekerja sama dengan Rumah Sakit Akademik UGM (RSA UGM) membentuk kelompok kerja yang dinamakan Medical Biobank for Health Research in Indonesia (MBRIO). Dalam pelaksanaannya, MBRIO terdiri dari lini tata kelola, etika, teknis, dan bioinformatika dengan output yang dihasilkan berupa model biobank berbasis rumah sakit. Meskipun sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, proyek ini dapat diselesaikan pada tahun 2022–2023.
Pemodelan biobank berbasis rumah sakit dilakukan dengan mengikuti alur pasien dan memastikan kepatuhan protokol di setiap unit yang terlibat. Pemodelan ini dilaksanakan pada periode Juni–November 2022 dengan melibatkan 30 tenaga medis dan 6 tenaga non-medis yang sebelumnya telah diberikan sosialisasi dan pelatihan.
Dari pemodelan ini, diperoleh hasil penelitian yang dapat diterapkan dan disesuaikan oleh rumah sakit lain yang sedang membangun dan mengembangkan biobank. Penelitian ini menghasilkan buku berjudul “Pedoman Teknis Pemodelan Biobank Berbasis Rumah Sakit” yang telah didaftarkan pada Hak Kekayaan Intelektual dengan nomor 000427347: IPR OF HOSPITAL-BASED BIOBANK GUIDELINES
Produk lain yang dihasilkan selain buku adalah infografis yang dapat diakses melalui tautan berikut: