Workshop “Tissue Banking and Tissue Engineering” di RSUD Dr. Soetomo

Pada 30 November 2024, RSUD Dr. Soetomo menjadi tuan rumah workshop bertema “Tissue Banking and Tissue Engineering”. Kegiatan ini dihadiri oleh F. Linda Tri Pramatasari, AMAK, Efri Kurniawan, AMAK, dan dr. Junaedy Yunus, M.Sc, Ph.D selaku perwakilan dari Biobank FK-KMK UGM.

Workshop ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai:

  1. Pengelolaan Tissue Bank untuk menyediakan jaringan aman dan berkualitas tinggi.
  2. Pemanfaatan membran amnion dalam prosedur medis seperti duraplasti.
  3. Rekayasa jaringan vascular graft sebagai alternatif inovatif untuk terapi kardiovaskular.
  4. Penerapan teknologi terbaru untuk mendukung regenerasi jaringan dan pemulihan pasien.

Workshop ini memperkenalkan inovasi penting dalam pengelolaan jaringan biologis dan teknologi medis. Membran amnion dan stem cell memiliki potensi besar untuk meningkatkan hasil terapi dan pemulihan pasien. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efektivitas dan keamanan metode ini.

 

Biobank FK-KMK, Departemen Mikrobiologi, dan RSA UGM Bersinergi Selenggarakan Workshop Biobank Infeksi

Workshop Pelatihan Teknis Biobank Infeksi sukses diselenggarakan pada 24-26 November 2024 di FK-KMK UGM. Acara ini diadakan sebagai bentuk komitmen Biobank FK-KMK UGM, Departemen Mikrobiologi FK-KMK UGM, dan RSA UGM untuk meningkatkan kapasitas penelitian di bidang penyakit infeksi melalui pengelolaan biobank yang sesuai dengan standar internasional.

Dalam beberapa dekade terakhir, biobank telah menjadi bagian integral dari riset kesehatan global, terutama dalam pengembangan strategi penanganan penyakit infeksi seperti HIV, TBC, dan malaria. Namun, potensi biobank untuk penyakit infeksi di Indonesia masih besar dan memerlukan peningkatan kapasitas serta kolaborasi lintas institusi.

Kegiatan dibuka oleh Dr. dr. Muhammad Nurhadi Rahman, Sp.OG, Subsp Urogin-RE, selaku Asisten Wakil Dekan Bidang Kerjasama, Alumni, dan Pengabdian kepada Masyarakat FK-KMK UGM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan kapasitas biobank sebagai langkah strategis dalam mendukung penelitian kesehatan di Indonesia.

Workshop ini diikuti oleh 32 peserta yang berasal dari 22 instansi berbeda, termasuk institusi penelitian, rumah sakit, dan universitas. Narasumber yang hadir meliputi pakar biobank internasional seperti Zisis Kozlakidis, Ph.D (WHO IARC, Lyon) dan Dr. Cheong Io Hong (Shanghai Jiao Tong University), serta tim dari Biobank FK-KMK UGM dan Departemen Mikrobiologi FK-KMK UGM.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mencakup sesi teori dan praktik: Hari Pertama dan Kedua: Pembahasan teori terkait prinsip operasional biobank, biosafety, biosecurity, serta aspek etik dan legal dalam praktik biobank.Hari Ketiga: Sesi praktik di Biobank dan Departmen Mikrobiologi FK-KMK UGM, meliputi penerimaan sampel, pengelolaan data menggunakan SIMBIOX, isolasi plasma dan buffycoat, serta penanganan spesimen infeksius.

Workshop ini berhasil memberikan pemahaman dan keterampilan teknis kepada peserta dalam pengelolaan biobank untuk penyakit infeksi. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat jejaring biobank di Indonesia.

Acara ditutup dengan pembagian sertifikat kepada peserta dan penyampaian apresiasi kepada seluruh narasumber serta panitia.

Kunjungan Prof. Martina Micheletti dari University College London ke Biobank FK-KMK UGM

Pada tanggal 14 November 2023, Biobank FK-KMK UGM menerima kunjungan istimewa dari Prof. Martina Micheletti, pakar teknik biokimia dari University College London (UCL). Dalam kunjungan ini, Prof. Micheletti disambut oleh Ketua Tim Pengelola Biobank, Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., yang memaparkan berbagai aspek penting terkait pengelolaan Biobank.

Bu Jajah menjelaskan bagaimana Biobank FK-KMK UGM menjaga standar etika dan keamanan dalam pengelolaan data dan sampel. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah pembagian akses yang ketat antara teknisi dan manajer data. “Akses ke Biobank sangat terbatas. Teknisi dapat mengakses sampel, tetapi tidak dapat mengakses data demografi sampel. Sementara itu, manajer data memiliki akses ke semua data, tetapi tidak dapat mengakses sampel,” jelasnya. Sistem ini dirancang untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data serta memastikan standar etika penelitian tetap terjaga.

Prof. Micheletti memberikan apresiasi terhadap sistem pengelolaan yang diterapkan oleh Biobank FK-KMK UGM. Beliau juga menyatakan ketertarikannya untuk menjajaki peluang kerja sama di masa mendatang. Diskusi antara kedua pihak mencakup potensi kolaborasi dalam penelitian yang melibatkan teknik biokimia dan pengembangan sistem pengelolaan Biobank yang lebih inovatif.

Kunjungan ini menegaskan posisi Biobank FK-KMK UGM sebagai salah satu institusi yang menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan data dan sampel, sekaligus membuka peluang untuk menjalin kolaborasi internasional yang strategis.

 

Kata kunci : SDGs 3, 4 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri P

 

One Day Seminar: “Ethics-Legal-Social Implication in Science and Technology Advancement and Precision Medicine”

Pada tanggal 6 November 2024, Tim PUAPT Working Group Health Autonomy, Precicion Medicine dan ELSI bekerjasama dengan Balai Besar Binomika Kementerian Kesehatan RI sukses menyelenggarakan One Day Seminar on “Ethics-Legal-Social Implication in Science and Technology Advancement and Precision Medicine” di Alana Convention Hall, Yogyakarta. Seminar ini merupakan bagian dari pendanaan Program Unggulan Aktivitas Pendidikan dan Teknologi (PUAPT) UGM 2024 yang berfokus pada aspek bioetika dalam kedokteran presisi. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian International Bioethics and Humanities Conference (IBHC) yang diselenggarakan bekerja sama dengan Pusat Kajian Etik UGM.

Seminar ini bertujuan untuk Mengeksplorasi berbagai perspektif dan tantangan terkait aspek etika, hukum, dan sosial (Ethics-Legal-Social Implication/ELSI) dalam sains, teknologi, dan praktik kedokteran presisi di Indonesia serta Asia Tenggara dan Mendorong dialog strategis untuk menghasilkan rekomendasi teknologi dan praktik kedokteran presisi yang beretika dan sesuai dengan kebutuhan Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

Seminar ini dihadiri oleh berbagai kalangan, di antaranya, Dosen dan tenaga kependidikan FK-KMK UGM, Mahasiswa pascasarjana, termasuk S2 dan S3 Bioteknologi, S2 Ilmu Kedokteran Dasar, S2 Ilmu Kedokteran Klinis, serta Magister Ilmu Biomedis, Tim PUAPT Working Group dalam bidang Health Autonomy, Precision Medicine, dan ELSI, Perwakilan unit kerja dan pusat kajian FK-KMK UGM, serta perwakilan dari RSA UGM.

Seminar menghadirkan lima narasumber yang ahli di bidangnya:

  1. Serene Ong, Ph.D. dari Precise-CBME, National University of Singapore (NUS), membahas perspektif global dalam bioetika terkait kedokteran presisi.
  2. Perwakilan dari Balai Besar Binomika Kementerian Kesehatan RI, yang membahas kebijakan bioetika di Indonesia.
  3. R. Aditya Kusuma, SpOG dari RSAB Harapan Kita, Jakarta, yang memaparkan penerapan kedokteran presisi di layanan kesehatan ibu dan anak.
  4. Muflihatul Muniroh, M.Si., Med., Ph.D. dari Universitas Diponegoro, yang mengulas tantangan bioetika dalam riset berbasis genom.
  5. dr. Tri Wibawa, Ph.D., Sp.MK dari Universitas Gadjah Mada, yang menjelaskan aspek mikrobiologi dan genetik dalam pengembangan kedokteran presisi di Indonesia.

Diskusi dipandu oleh Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., yang berhasil memfasilitasi dialog mendalam mengenai tantangan dan solusi strategis dalam implementasi kedokteran presisi.

Sebagai bentuk dukungan, dua staf Biobank FK-KMK UGM dan seorang dosen turut berkontribusi dalam kepanitiaan seminar. Peran ini menjadi bagian dari upaya Biobank FK-KMK UGM dalam memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, baik nasional maupun internasional.

Kegiatan ini berhasil membuka wawasan baru bagi peserta mengenai pentingnya penerapan ELSI dalam pengembangan teknologi dan kedokteran presisi. Diskusi strategis yang berlangsung menghasilkan sejumlah rekomendasi penting, termasuk penguatan regulasi bioetika, pengembangan kebijakan berbasis bukti, serta dorongan untuk kolaborasi lintas sektor.

Melalui seminar ini, FK-KMK UGM berharap dapat terus berperan aktif dalam mendukung pengembangan teknologi dan kedokteran yang beretika, sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia dan Asia Tenggara.

Kata kunci : SDGs 3, 4 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri P

Kunjungan Prof. Jason Swedlow ke Biobank FK-KMK UGM

Biobank FK-KMK UGM menerima kunjungan istimewa dari Prof. Jason Swedlow, ahli Molecular Cell and Developmental Biology dari School of Life Sciences, University of Dundee, Skotlandia pada tanggal 4 November 2024, pada momen yang bersamaan dengan agenda Professor and Guest Lecturer Session yang diselenggarakan oleh Departemen Patologi Anatomi FK-KMK UGM. Kunjungan ini turut didampingi oleh dr. Ery Kus Dwianingsih, Ph.D., Sp.P.A., Subsp. M.S. (K), Subsp. S.M. (K) dan dr. Rezha Gandi B., Ph.D.

Sebagai salah satu anggota Biobank, dr. Ery Kus Dwianingsih memberikan penjelasan terperinci kepada Prof. Jason mengenai alur operasional, layanan yang ditawarkan, dan fasilitas unggulan di Biobank FK-KMK UGM. Dalam penjelasannya, dr. Ery memaparkan bahwa Biobank FK-KMK UGM didesain untuk mendukung penelitian berbasis sampel biologi, seperti jaringan, darah, dan cairan tubuh, dengan memastikan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan.

Beliau juga menjelaskan bagaimana proses pengelolaan sampel dilakukan secara terintegrasi, mulai dari penerimaan sampel, identifikasi, pengolahan, penyimpanan dengan teknologi pendinginan berstandar tinggi, hingga distribusi untuk penelitian. “Kami memastikan setiap langkah dalam alur kerja ini sesuai dengan standar kualitas, sehingga hasil penelitian yang menggunakan sampel dari Biobank dapat diandalkan dan memiliki validitas yang tinggi,” ungkap dr. Ery.

Selain itu, dr. Ery juga memaparkan berbagai layanan tambahan yang tersedia, seperti pendampingan teknis untuk penelitian, konsultasi terkait pengelolaan data biologi, hingga fasilitas digital untuk akses data berbasis sistem manajemen biobank yang terintegrasi. Dalam kesempatan ini, dr. Ery meminta masukan kepada Prof. Jason terkait peningkatan kapasitas Biobank, terutama dalam penerapan teknologi terkini untuk manajemen data bioimaging. “Kami ingin memastikan bahwa Biobank FK-KMK UGM tidak hanya menjadi pusat pengumpulan dan penyimpanan sampel, tetapi juga pusat inovasi yang mendukung kolaborasi penelitian global,” tambahnya.

FK-KMK UGM berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan untuk mendukung inovasi di bidang kedokteran dan biologi molekuler, sekaligus memperkuat peran Biobank sebagai pusat penelitian dan layanan berbasis data di Indonesia.

Kata kunci : SDGs 3 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri P

FK-KMK UGM Dukung Workshop Penatalaksanaan Laboratorium IPA di SMA N 1 Temon

Sebagai bagian dari upaya mendukung pendidikan menengah dalam pengelolaan laboratorium yang aman dan efisien, FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM) berkontribusi dalam kegiatan Workshop Penatalaksanaan Laboratorium IPA yang digelar di SMA Negeri 1 Temon, Kulon Progo, pada 4 November 2024. Workshop ini diadakan atas inisiatif SMA N 1 Temon yang secara khusus mengundang dua teknisi laboratorium FK-KMK UGM, yaitu F. Linda Tri P., S.Tr.Kes (Biobank FK-KMK UGM) dan Nandya Arifka P., S.Si (Laboratorium Pendidikan Terpadu FK-KMK UGM), sebagai narasumber.

Dalam kegiatan ini, kedua narasumber FK-KMK UGM memberikan materi yang relevan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium. F. Linda Tri P., S.Tr.Kes membawakan materi tentang pedoman keselamatan kerja di laboratorium, yang mencakup tata cara menangani bahan kimia dan pengelolaan limbah hasil praktikum secara aman dan ramah lingkungan. “Keselamatan di laboratorium adalah aspek penting yang tidak bisa diabaikan, terutama untuk melindungi semua yang terlibat dan yang tidak terlibat di Laboratorium dari potensi bahaya,” jelasnya.

Nandya Arifka P., S.Si, di sisi lain, menyampaikan materi terkait penataan dan perawatan alat laboratorium. Ia menyoroti pentingnya menjaga alat-alat laboratorium agar tetap dalam kondisi baik serta bagaimana pengelolaan bahan kimia yang benar dapat menunjang pembelajaran.

Selain sesi materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan kunjungan langsung ke laboratorium IPA SMA N 1 Temon. Dalam kunjungan tersebut, kedua narasumber memberikan penilaian dan masukan terkait kondisi laboratorium yang ada. Mereka memberikan saran terkait pengaturan tata letak alat, kebutuhan alat keselamatan tambahan seperti alat pemadam kebakaran, serta langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi manajemen laboratorium. “Laboratorium ini memiliki potensi besar. Dengan beberapa perbaikan sederhana, fasilitas ini dapat mendukung pembelajaran siswa lebih optimal,” ujar salah satu narasumber.

Kegiatan ini juga menjadi forum diskusi, di mana para guru dan teknisi laboratorium SMA N 1 Temon berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam pengelolaan laboratorium sehari-hari. Solusi praktis yang diberikan oleh narasumber diharapkan dapat langsung diterapkan untuk memperbaiki pengelolaan laboratorium.

Pihak SMA N 1 Temon menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kesediaan FK-KMK UGM berbagi ilmu dan pengalaman. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan kontribusi para narasumber dari FK-KMK UGM. Masukan yang diberikan sangat bermanfaat bagi kami dalam mengelola laboratorium yang lebih baik ke depannya,” ungkap Kepala SMA N 1 Temon.

FK-KMK UGM memandang kolaborasi ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial universitas dalam mendukung pendidikan di tingkat sekolah menengah. Diharapkan, hasil dari workshop ini dapat menjadi langkah awal bagi laboratorium IPA SMA N 1 Temon untuk berkembang menjadi laboratorium yang aman, modern, dan berkualitas.

 

Kata kunci : SDGs 4

Kontributor: F. Linda Tri P

Workshop WDMC: Membangun Infrastruktur Biobank untuk Pengawasan Infeksi di Suzhou, China

Pada tanggal 11 hingga 14 Oktober 2024, Jajah Fachiroh berkesempatan untuk mengikuti Workshop The World Data Centre for Microorganisms (WDCM) di Suzhou, China, dengan fokus pada Biobank untuk Infeksi dan Skema Berbagi Data. Workshop yang ditujukan bagi negara-negara berkembang sangat diperlukan. Fokus pada kapasitas pelestarian sumber daya patogen dan berbagi data genom diharapkan dapat memfasilitasi integrasi kesehatan global dan penerapan data genomik dalam pengawasan kesehatan. Acara ini diselenggarakan oleh WFCC-MIRCEN World Data Centre for Microorganisms (WDCM) dan didukung oleh Badan Internasional Organisasi Kesehatan Dunia untuk Penelitian Kanker Biobank & Jaringan Bangunan Kohort (WHO-IQRC Biobank), Pusat Data Mikrobiologi Nasional (NMDC), serta Pusat Sumber Daya Patogen Nasional (NPRC).

Workshop ini dihadiri oleh berbagai ahli dan peneliti dari seluruh dunia, dan mencakup rangkaian presentasi, diskusi, serta kunjungan ke industri terkait dan biobank di Shanghai, yang merupakan salah satu biobank terbesar di dunia yang menyimpan koleksi 15 juta vial sampel biologis. Biobank ini berfokus pada kesehatan dan menjadi yang kedua terbesar setelah BGI Biobank di Shenzhen. Kunjungan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana biobank dikelola dan dimanfaatkan dalam pengawasan kesehatan masyarakat.

Dengan demikian, workshop ini menjadi platform penting untuk meningkatkan kapasitas dan kolaborasi internasional dalam bidang penelitian dan pengawasan kesehatan, terutama dalam menghadapi tantangan penyakit menular yang semakin kompleks.

Kata kunci : SDGs 3, 4 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri P dan Efri Kurniawan

Diskusi Rencana Kolaborasi Riset: Membangun Sinergi Kolaborasi Riset

Setelah melakukan kunjungan ke berbagai fasilitas riset di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Prof. Ganesan Karthikeyan, MBBS, MD, DM, M.Sc., melanjutkan agenda dengan diskusi mendalam mengenai rencana kolaborasi riset. Diskusi ini melibatkan Departemen Jantung dan Kedokteran Vaskular serta berbagai tim riset di FK-KMK UGM, termasuk Tim Biobank, Tim Health and Demographic Surveillance System (HDSS), Tim Peneliti Rheumatic Heart Disease, dan Tim Laboratorium Riset Terpadu.

Kegiatan dimulai dengan presentasi yang disampaikan oleh Prof. Ganesan, di mana beliau memperkenalkan biorepository dari Translational Health Science and Technology Institute (THSTI) di India. Dalam presentasinya, ia menjelaskan berbagai riset yang sedang berlangsung di THSTI, yang mencakup bidang kesehatan ibu dan anak, penelitian vaksin, tuberculosis, mikrobiologi, imunobiologi, penemuan obat, serta layanan pengembangan klinis. Selain itu, Prof. Ganesan juga menyoroti pentingnya pusat matematika dan biologi komputasi, serta desain dan diagnostik biologis yang menjadi bagian integral dari penelitian yang dilakukan oleh TSTI.

Dalam diskusi tersebut, Prof. Ganesan menjelaskan potensi berbagai studi yang dapat dikerjakan dan dikembangkan bersama antara kedua institusi. Beliau mengemukakan ide-ide inovatif yang dapat diimplementasikan melalui kolaborasi, termasuk penelitian multidisipliner yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam bidang kesehatan global.

Tim Biobank, yang diwakili oleh dr. Ery Kus Dwianingsih, Ph.D., Sp.PA (K), menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap diskusi ini. Mereka menyambut baik peluang untuk berbagi pengetahuan dan sumber daya, serta meningkatkan kapasitas penelitian di Indonesia. Diskusi ini diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran ide dan strategi yang dapat memperkuat penelitian kesehatan di kedua negara.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan akan tercipta proyek penelitian yang tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga berkontribusi pada pemecahan masalah kesehatan yang lebih luas di tingkat internasional.

Kata kunci : SDGs 3, 4 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri P dan Efri Kurniawan

Kunjungan Prof. Ganesan Karthikeyan ke Biobank FK-KMK UGM: Peluang Kerja Sama Riset Internasional

Pada Kamis, 17 Oktober 2024, Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan dari Prof. Ganesan Karthikeyan, seorang ahli terkemuka di bidang kedokteran dari All India Institute of Medical Sciences, New Delhi, India. Kunjungan ini  merupakan rangkaian kegiatan Visiting Profesor and Guest Lecturer yang diselenggarakan oleh Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vakular serta bertujuan untuk mengeksplorasi alur kerja, layanan, sistem, dan tata kelola yang diterapkan di Biobank FK-KMK UGM, serta membahas kemungkinan kerja sama antara kedua institusi dalam bidang penelitian.

Prof. Ganesan, yang merupakan seorang dokter spesialis jantung dengan gelar MBBS, MD, DM, dan M.Sc., didampingi oleh dr. Dyah Wulan Anggrahini, Ph.D, Sp.JP, serta dr. Anggoro Budi Hartopo, M.Sc., Ph.D., SpPD., SpJP (K). Keduanya merupakan peneliti aktif yang berkontribusi dalam pengumpulan sampel di Biobank FK-KMK UGM dan memiliki peran penting dalam penelitian jantung dan pembuluh darah yang sedang berlangsung.

Selama kunjungan, tim dari Biobank mempresentasikan berbagai informasi terkait koleksi sampel yang ada, jumlah peneliti yang terlibat, serta judul-judul penelitian yang sedang dikerjakan oleh tim Cardiology Research Office. Sesi presentasi ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai potensi kolaborasi riset di masa depan, terutama dalam bidang kesehatan jantung dan pembuluh darah, yang merupakan fokus utama dari kedua institusi.

Prof. Ganesan mengungkapkan ketertarikan yang besar terhadap sistem pengelolaan dan pemanfaatan sampel yang diterapkan di Biobank FK-KMK UGM. Di Negaranya, Prof Ganesan juga aktif dalam kegiatan biorepository di THSTI (https://biorepository.thsti.in/) yang merupakan biorepository terbesar di India sebagai direktur eksekutif.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun jaringan kolaborasi internasional yang lebih kuat di bidang penelitian medis terutama penelitian yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, serta meningkatkan kualitas riset yang dilakukan oleh kedua institusi. Melalui kerjasama ini, diharapkan akan tercipta inovasi dan penemuan baru yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kata Kunci SDGs: SDGs 4 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari

Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan dalam Rangka Dies Natalis Komunitas Mahasiswa Hindu Dharma: Menjaga Kesehatan Masyarakat Sebagai Prioritas Bersama

Pada Minggu, 22 September 2024, Komunitas Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) dengan sukses menyelenggarakan bakti sosial pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis mereka. Acara ini dilangsungkan di Klenteng, Fasilitas Kerohanian UGM, dan dihadiri oleh masyarakat sekitar serta mahasiswa yang antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan. Dalam acara ini, 100 peserta dari masyarakat sekitar dan mahasiswa mendapat layanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini difasilitasi oleh tim Pokja Posbindu dan Literasi Kesehatan dari unit HPU FK-KMK UGM. Tim ini memberikan berbagai layanan pemeriksaan, antara lain pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, pemeriksaan glukosa darah, kolesterol, dan asam urat. Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai pola makan sehat dan aktivitas fisik yang tepat, serta berpartisipasi dalam aksi donor darah yang difasilitasi oleh PMI Kabupaten Bantul.

Partisipasi dua tenaga kependidikan dari Biobank FKKMK UGM menjadi salah satu sorotan dalam acara ini. Mereka secara aktif terlibat dalam membantu tim HPU FK-KMK UGM melakukan pemeriksaan glukosa darah, kolesterol, dan asam urat. Keterlibatan mereka menjadi salah satu bentuk sinergi antara berbagai unit di FK-KMK UGM dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat sekitar, sekaligus sebagai pengingat pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dapat meningkat, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan.

Dies Natalis KMHD tidak hanya menjadi momen untuk merayakan keberadaan komunitas, tetapi juga sebagai ajang kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Diharapkan kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar kampus dan UGM secara keseluruhan.

Semoga semangat menjaga kesehatan ini terus hidup dalam keseharian, menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis. Mari terus menciptakan lingkungan yang peduli akan kesehatan bersama!

Kata Kunci SDGs: SDGs 3 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari