Biobank FKKMK UGM Dukung Penelitian Uji Klinis Vaksin Rotavirus Neonates Rotavac dan RV3

Dalam rangka persiapan kerja sama penelitian uji klinis vaksin rotavirus neonates Rotavac dan RV3, Biobank FKKMK UGM menerima kunjungan perwakilan dari Sponsor PATH, yaitu Salome (Senior Clinical Research Manager) dan Michael (Senior Medical Officer). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan fasilitas serta mendiskusikan berbagai aspek teknis yang mendukung kelancaran penelitian.

Sebagai bagian dari komitmennya dalam mendukung riset kesehatan, Biobank FKKMK UGM berperan aktif dalam membantu persiapan sarana dan prasarana yang diperlukan untuk penyimpanan dan pengelolaan sampel penelitian. Dukungan ini mencakup aspek standar penyimpanan biosampel, keamanan, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam uji klinis vaksin. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan penelitian dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi penting bagi pengembangan vaksin rotavirus yang lebih efektif bagi bayi baru lahir

Biobank FKKMK UGM Berkontribusi dalam Diskusi Global tentang Data dan Sample Sharing di Kongres Biobank India 2025

Pada tanggal 25 Februari 2025, Jajah Fachiroh, S.P, M.Si, Ph.D., selaku Ketua Tim Pengelola Biobank FKKMK UGM, menjadi salah satu narasumber dalam Diskusi Panel mengenai Data dan Sample Sharing di Kongres Biobank India. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring dan menghadirkan berbagai pakar dari berbagai negara untuk membahas tantangan serta peluang dalam berbagi data dan sampel di tingkat global. Dalam sesi pemaparannya, Jajah Fachiroh memperkenalkan profil Biobank FKKMK UGM serta peran strategisnya dalam mendukung penelitian biomedis di Indonesia. Salah satu poin utama yang disampaikan adalah pentingnya data sharing dalam pengelolaan biobank serta kontribusi biobank dalam memperkuat ekosistem riset di Indonesia.

Beliau juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasi data sharing, termasuk aspek regulasi, etika, serta infrastruktur yang mendukung interoperabilitas data antarbiobank. Selain itu, diskusi juga menyinggung upaya kolaborasi internasional yang dapat mempercepat pengembangan biobank. Partisipasi Biobank FKKMK UGM dalam forum internasional ini menunjukkan komitmen akademisi Indonesia dalam pengelolaan biobank yang berstandar global serta membuka peluang kerja sama lebih luas dalam bidang penelitian biomedis.

Penguatan Regulasi Biobank di Indonesia: Akademisi UGM Berperan dalam Penyusunan Rancangan Permenkes

Mekanisme penetapan biobank/biorepository di Indonesia menjadi aspek krusial dalam mendukung riset medis dan pengelolaan sampel biologis yang terstandarisasi. Keberadaan regulasi yang jelas sangat diperlukan untuk memastikan operasional biobank berjalan sesuai dengan prinsip etika, keamanan data, serta keberlanjutan penelitian. Dalam upaya tersebut, Jajah Fachiroh, S.P, M.Si, Ph.D, selaku Ketua Tim Pengelola Biobank FKKMK UGM, turut berkontribusi dalam penyusunan Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan yang mengatur biobank di Indonesia. Keterlibatan beliau mencerminkan peran aktif akademisi dalam mendukung regulasi yang berbasis ilmiah dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Proses penyusunan regulasi ini difasilitasi oleh Direktorat Jenderal Pelayanan Primer Rujukan Kementerian Kesehatan dan dilaksanakan secara daring. Dalam kegiatan ini, berbagai pemangku kepentingan turut berpartisipasi untuk memberikan masukan terkait aspek hukum, teknis, serta implementasi biobank di berbagai fasilitas layanan kesehatan. Diharapkan, dengan adanya regulasi yang komprehensif, Indonesia dapat memiliki sistem biobank yang lebih terstruktur, aman, dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta layanan kesehatan berbasis bukti.