Penutupan Mata Kuliah “Biobank” Program DYNAMEID: Perkuat Kapasitas Global Mahasiswa dalam Riset Penyakit Infeksi

Program DYNAMEID—program double degree internasional Magister Ilmu Biomedik (MIB) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM)—secara resmi menggelar penutupan mata kuliah “Biobank” pada 22 Mei 2025. Mata kuliah ini merupakan bagian integral dari kurikulum yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman teoritis dan praktis seputar pengelolaan biobank, khususnya dalam mendukung penelitian penyakit infeksi dan patogen.

Selama perkuliahan, mahasiswa memperoleh materi yang komprehensif mengenai proses pengumpulan, pelabelan, penyimpanan biosampel, hingga manajemen data biosampel yang aman dan sesuai prinsip bioetika. Pembelajaran juga dilengkapi dengan paparan studi kasus dari praktik biobank internasional, termasuk tantangan dalam kolaborasi lintas negara dan pengelolaan data sensitif.

Acara penutupan dihadiri oleh seluruh peserta program dan dosen pengampu. Dalam sambutan penutupnya, para narasumber menekankan pentingnya peran biobank dalam membangun fondasi riset yang dapat dipercaya, terstandar, dan dapat direplikasi lintas institusi. Pengelolaan biobank yang profesional, etis, dan sesuai standar global menjadi kunci dalam mendukung pengembangan ilmu biomedik dan kesehatan masyarakat berbasis bukti (evidence-based).

Program DYNAMEID juga mencerminkan kontribusi nyata UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penguatan kapasitas riset penyakit infeksi dan sistem kesehatan global.

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, dengan menghadirkan kurikulum internasional yang relevan, berbasis praktik terbaik global.

  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara UGM dan institusi pendidikan tinggi luar negeri dalam pengembangan pendidikan dan riset kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Program DYNAMEID FK-KMK UGM terus memperkuat perannya dalam mencetak ilmuwan biomedik yang tidak hanya mumpuni secara akademik, tetapi juga siap menjadi bagian dari jaringan global untuk menjawab tantangan kesehatan di masa depan.

Kontributor: F. Linda Tri P

Asesor LAM-PTKes Kunjungi Biobank FK-KMK UGM dalam Rangka Asesmen Lapangan Reakreditasi Prodi Magister Ilmu Biomedik

Sebagai bagian dari rangkaian Asesmen Lapangan Reakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes), Program Studi Magister Ilmu Biomedik (MIB) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan tim asesor ke fasilitas Biobank FK-KMK UGM pada Selasa, 20 Mei 2025, pukul 13.00–15.00 WIB.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi langsung terhadap sarana dan prasarana penunjang pembelajaran dan penelitian yang tersedia di lingkungan fakultas, khususnya infrastruktur laboratorium yang strategis dalam mendukung kegiatan akademik mahasiswa. Biobank FK-KMK UGM menjadi salah satu titik kunjungan penting, mengingat perannya yang signifikan dalam menunjang riset biomolekuler, studi penyakit, dan penyimpanan biosampel jangka panjang.

Tim asesor disambut oleh jajaran pengelola Biobank yang memaparkan berbagai aspek operasional, termasuk alur kerja pengelolaan sampel, jenis layanan yang tersedia, sistem keamanan data dan sampel, hingga peran Biobank dalam mendukung penelitian mahasiswa MIB. Dalam pemaparan tersebut, disampaikan pula bagaimana Biobank menjadi pusat sumber daya penelitian yang mendukung kolaborasi multidisipliner.

Fasilitas Biobank FK-KMK UGM juga dinilai turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penyediaan layanan penyimpanan biosampel yang mendukung riset kesehatan dan inovasi terapi berbasis data biologis.

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, dengan memberikan akses fasilitas penelitian kepada mahasiswa pascasarjana untuk memperkuat kompetensi akademik dan keterampilan riset.

  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan menghadirkan infrastruktur riset yang modern dan dikelola secara profesional sesuai standar.

Kehadiran fasilitas Biobank menjadi cerminan komitmen FK-KMK UGM dalam menciptakan ekosistem pendidikan dan riset yang terintegrasi, inovatif, serta berorientasi global. Diharapkan kunjungan ini memperkuat penilaian positif terhadap akreditasi Program Studi MIB dan semakin mempertegas kontribusi FKKMK UGM dalam pengembangan ilmu biomedik di tingkat nasional maupun internasional.

Kontributor: F. Linda Tri P

Capaian Membanggakan: Pengelola Biobank UGM Torehkan Prestasi di Kancah Dunia

Ajang International Society for Biological and Environmental Repositories (ISBER) Annual Meeting & Exhibits 2025 yang mengusung tema “Northern Lights: Impact of the Global Biobanking Spectrum” telah sukses diselenggarakan pada 12–16 Mei 2025 di Montréal, Kanada. Pertemuan bergengsi ini mempertemukan para praktisi, peneliti, dan pengelola biobank dari enam benua, dalam upaya membahas peran strategis biobank dalam ilmu kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan global.

Dalam forum ilmiah internasional tersebut, Ketua Tim Pengelola Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Dr. Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., hadir mewakili Indonesia dan berhasil meraih penghargaan bergengsi ISBER Outstanding Achievement in Biobanking Award 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa beliau dalam pengembangan biobank, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.

Capaian tersebut tidak hanya memperkuat posisi FK-KMK UGM dalam peta ilmiah global, tetapi juga mencerminkan peran aktif Indonesia dalam mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penyediaan fasilitas biobank yang mendukung riset kesehatan berbasis bukti.

  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan penguatan infrastruktur biobank sebagai bagian dari ekosistem riset nasional dan regional.

  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi internasional yang dijalin bersama berbagai institusi global dalam pengelolaan data dan sampel biologis secara berkelanjutan dan etis.

Pengakuan ini merupakan bukti nyata capaian akademik dan profesional Dr. Jajah Fachiroh yang memberikan dampak luas terhadap pengembangan kapasitas sumber daya manusia, inovasi dalam manajemen biosampel, serta tata kelola biobank yang beretika dan berstandar internasional.

Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi para peneliti dan pengelola biobank di Indonesia untuk terus berinovasi dan memperluas jejaring kolaboratif global, sejalan dengan upaya pencapaian pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan dan ilmu hayati.

Kontributor: F. Linda Tri P