UGM Berkontribusi dalam Penyusunan Pedoman Biobank dan Biorepositori Nasional

Yogyakarta, 7 November 2025

Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan kebijakan nasional melalui keikutsertaan Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., Ketua Tim Pengembang Biobank FK-KMK UGM, sebagai narasumber dalam Rapat Pembahasan Draft Pedoman Biobank dan Biorepositori yang diselenggarakan oleh Direktorat Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan RI.

Pertemuan yang berlangsung pada Jumat, 7 November 2025, secara daring melalui Zoom, merupakan tindak lanjut penyusunan pedoman teknis biobank dan biorepositori sebagai turunan dari UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan PP No. 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan UU No. 17 Tahun 2023. Penyusunan pedoman ini penting untuk memastikan standar operasional, tata kelola, dan aspek etika pengelolaan biobank di seluruh Indonesia.

Acara dibuka oleh Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan dan dilanjutkan dengan paparan dari Tim Kerja Inovasi Genomik dan Molekuler serta Uji Klinis. Dalam sesi diskusi, Jajah Fachiroh memberikan masukan teknis terkait pengelolaan biosampel, infrastruktur biorepositori, alur akuisisi, penyimpanan, dokumentasi, serta aspek etika dan legal yang harus diperhatikan dalam pedoman nasional.

Keterlibatan UGM melalui Biobank FK-KMK UGM mencerminkan peran penting institusi akademik dalam mendukung pengembangan regulasi berbasis ilmu pengetahuan (evidence-based policy). Selain itu, pengalaman UGM Biobank dalam pengembangan biobank nasional selama satu dekade memberikan perspektif praktis untuk memastikan pedoman yang disusun aplikatif dan sesuai kebutuhan lapangan.

Kegiatan ini diharapkan memperkuat tata kelola biobank secara nasional, meningkatkan keseragaman standar, serta mendukung riset kesehatan yang berintegritas dan berkelanjutan di Indonesia.

Kontributor: F. Linda Tri P

Delegasi UMCG Belanda Kunjungi Biobank FK-KMK UGM Bersama Departemen Kardiologi

Yogyakarta, 17 November 2025

Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM menerima kunjungan delegasi dari University Medical Center Groningen (UMCG), Belanda, yang diwakili oleh Daan Westenbrink, MD, PhD. Kunjungan ini dilakukan bersama Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular FK-KMK UGM, sebagai bagian dari rangkaian lawatan delegasi University of Groningen ke Universitas Gadjah Mada pada 17–18 November 2025.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat jejaring kolaborasi riset, khususnya dalam bidang kardiovaskular, serta memberikan gambaran langsung terkait infrastruktur dan kemampuan pengelolaan biosampel di Biobank FK-KMK UGM.

Selama kunjungan, delegasi UMCG mendapatkan penjelasan mengenai fasilitas dan sistem kerja Biobank FK-KMK UGM, termasuk alur penyimpanan dan pengelolaan biosampel. Departemen Kardiologi turut memaparkan portofolio penelitian yang bekerja sama dengan Biobank, dengan jenis biosampel yang dikelola meliputi plasma, serum, buffy coat, DNA, dan RNA.

Diskusi antara UMCG, Departemen Kardiologi, dan Biobank FK-KMK UGM menyoroti peluang kolaborasi lebih lanjut dalam riset kardiovaskular berbasis biosampel, pertukaran keahlian teknis pengelolaan biobank, penguatan metode akuisisi biosampel klinis, serta pemanfaatan biomarker modern dalam praktik klinik dan penelitian.

Kunjungan ini memperkuat posisi FK-KMK UGM dalam kolaborasi internasional dan menunjukkan kesiapan Biobank FK-KMK UGM dalam mendukung riset klinis berstandar global.

Kontributor: F. Linda Tri P

UGM Biobank Tampilkan Peran Strategis dalam Pengembangan Biobank Indonesia pada ABNA 2025

Yogyakarta, September 2025

Biobank FK-KMK UGM kembali mendapatkan perhatian internasional melalui partisipasi dalam ABNA Annual Conference 2025 di Newcastle, Australia. Pada kegiatan ini, Jajah Fachiroh, Ph.D., dosen Departemen Histologi dan Biologi Sel FK-KMK UGM, Ketua Tim Pengelola UGM Biobank, sekaligus ISBER Ambassador untuk Indonesia Pacific Rim, terpilih sebagai salah satu penerima Asia Pacific Travel Grant Award 2025. Pada konferensi tersebut, Jajah mempresentasikan karya berjudul “UGM Biobank Role in Development of Biobank in Indonesia: a 10 Years Experience.”

Presentasi tersebut merangkum perjalanan 10 tahun UGM Biobank dalam membangun ekosistem biobanking nasional, mulai dari tahap awal pengembangan, standardisasi proses, peningkatan kapasitas SDM, hingga dukungan pengembangan kebijakan dan pendampingan biobank di berbagai lembaga di Indonesia.

Melalui kegiatan ini, Jajah berharap dapat menjalin koneksi dengan biobankers regional, mempelajari implementasi standar operasional biobank secara internasional, dan memperdalam pemahaman mengenai aspek etika, legal, dan sosial (ELSI).

Partisipasi ini menjadi langkah penting dalam memperkuat ekosistem biobank nasional dan meningkatkan kontribusi Indonesia dalam jejaring biobank internasional.

Kontributor: F. Linda Tri P