Pembelajaran Berbasis Pengalaman: Mahasiswa MIB FK-KMK UGM Ikuti Kuliah Khusus Biobank Langsung di Fasilitas Biobank

Dalam upaya memperkuat koneksi antara teori dan praktik nyata di dunia riset biomedis, Dr. Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., Ketua Tim Pengelola Biobank FK-KMK UGM, memberikan kuliah khusus tentang biobank kepada mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Biomedik (MIB) FK-KMK UGM. Uniknya, sesi perkuliahan ini dilaksanakan langsung di dalam fasilitas Biobank FK-KMK UGM, membuka ruang bagi mahasiswa untuk merasakan langsung suasana dan proses kerja di lingkungan laboratorium biobank berstandar internasional.

Meski hanya diikuti oleh satu mahasiswa, sesi ini berlangsung secara intensif dan interaktif, menekankan pentingnya pendekatan experiential learning dalam pendidikan tinggi. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mendalam tentang fungsi dan prinsip biobank, sistem manajemen sampel biologis, hingga peran strategis biobank dalam mendukung riset penyakit tidak menular, penyakit molekuler, dan studi genetika populasi. Tak hanya teori, mahasiswa juga diajak untuk mengenal lebih dekat sistem informasi SIMBIOX, alur pengelolaan biosampel, serta etika dan regulasi yang mengatur praktik biobanking.

Perkuliahan ini menjadi refleksi nyata dari komitmen FK-KMK UGM dalam memaksimalkan pemanfaatan fasilitas strategis kampus sebagai bagian integral dari kurikulum. Selain memberikan pembelajaran kontekstual dan bermakna, pendekatan ini turut mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memahami aspek teoritis, tetapi juga menguasai praktik terkini yang sesuai dengan dinamika global dalam bidang biomedis.

Inisiatif ini juga mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), seperti:

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, dengan menghadirkan pengalaman belajar yang personal, praktikal, dan berbasis fasilitas riil.

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penyiapan sumber daya manusia yang kompeten dalam riset kesehatan dan pengelolaan biosampel.

  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan pemanfaatan teknologi informasi dan infrastruktur biobank untuk pendidikan dan penelitian.

Dengan menjadikan Biobank FK-KMK UGM sebagai ruang belajar langsung, program ini membuka jalan bagi penguatan kapasitas akademik yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan riset masa depan. FK-KMK UGM terus berkomitmen menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, sekaligus membina talenta muda yang siap berkontribusi dalam dunia riset biomedis secara lokal maupun global.

Kontributor: F. Linda Tri P


Biobank FK-KMK UGM Dukung Kolaborasi Nasional untuk Pemanfaatan WGS dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba (AMR)

Biobank FK-KMK UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sistem kesehatan nasional melalui partisipasinya dalam Workshop Koordinasi Perencanaan Pemanfaatan Whole Genome Sequencing (WGS) untuk Resistensi Antimikroba (AMR) Bakteri bagi Sektor Kesehatan Manusia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan RI, bekerja sama dengan DAI–The Fleming Fund Country Grant to Indonesia (FFCGI).

Dalam acara yang menghadirkan pemangku kepentingan dari sektor kesehatan nasional dan mitra internasional, termasuk dari Liverpool School of Tropical Medicine, UK, dr. Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D.—Ketua Operasional Biobank FK-KMK UGM—menjadi salah satu narasumber utama dengan paparan berjudul “Penyampaian Biobank di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta”.

Dalam sesi tersebut, dr. Junaedy memaparkan peran strategis Biobank dalam mengelola biosampel berkualitas tinggi untuk mendukung riset berbasis genomik, khususnya dalam konteks resistensi antimikroba. Beliau menyoroti pentingnya sistem penyimpanan jangka panjang yang terdokumentasi dan terstandar, guna memastikan keberlanjutan data biologis yang diperlukan untuk pemetaan genom bakteri secara akurat dan berulang.

Partisipasi aktif Biobank FK-KMK UGM dalam forum ini merupakan langkah nyata dalam:

  • Mengintegrasikan biobank dengan inisiatif nasional pengendalian AMR, termasuk dalam sistem pelaporan laboratorium rujukan dan kebijakan berbasis bukti.

  • Mendorong kolaborasi antar-laboratorium dan institusi kesehatan, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna mempercepat adopsi teknologi WGS sebagai alat deteksi dini dan pengendalian AMR.

  • Memperkuat infrastruktur penelitian biomolekuler yang berbasis data, aman, dan tersistem.

Kegiatan ini juga berkontribusi langsung pada beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs):

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan memperkuat sistem deteksi dan pengendalian resistensi antimikroba berbasis genomik.

  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pemanfaatan teknologi WGS dan biobank dalam pengembangan riset kesehatan berbasis teknologi tinggi.

  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, lewat kolaborasi multipihak lintas sektor dan negara dalam penanggulangan isu kesehatan global.

Dengan berpartisipasi dalam forum nasional ini, Biobank FK-KMK UGM mempertegas peranannya sebagai simpul penting dalam ekosistem riset kesehatan yang berbasis data, terstandar, dan kolaboratif, demi mendukung pembangunan sistem kesehatan Indonesia yang tangguh, adaptif, dan berbasis sains.

Kontributor: F. Linda Tri P

Advancing Solutions for Effective, Ethical, and Equitable Data Sharing

Bangkok, 27–28 Mei 2025 — Dr. Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., mewakili Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam lokakarya tingkat tinggi bertajuk “Advancing Solutions for Effective, Ethical, and Equitable Data Sharing”, yang diselenggarakan oleh Southeast Asia Bioethics Network bekerja sama dengan Mahidol Oxford Tropical Medicine Research Unit (MORU). Kegiatan ini mempertemukan peneliti, pengambil kebijakan, dan praktisi dari seluruh Asia Tenggara dalam upaya memperkuat kerangka kerja berbagi data yang bertanggung jawab dalam riset kesehatan.

Selama dua hari sesi intensif, Dr. Jajah Fachiroh—yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pengelola Biobank FK-KMK UGM—berpartisipasi aktif dalam diskusi panel dan sesi interaktif yang membahas tata kelola data, pembangunan infrastruktur data yang tepercaya, pengelolaan akses data yang adil, serta pentingnya transparansi dan keterlibatan komunitas dalam seluruh proses pengambilan keputusan berbasis data. Topik seperti manfaat bersama dari data riset dan pentingnya membangun kepercayaan antarlembaga menjadi sorotan utama dalam pembahasan.

Kehadiran Dr. Jajah menandai langkah strategis UGM, khususnya FK-KMK, dalam memperkuat kapasitas nasional di bidang pengelolaan data biobank yang etis dan kolaboratif, sejalan dengan prinsip FAIR (Findable, Accessible, Interoperable, Reusable) serta prinsip keadilan dan kedaulatan data.

Partisipasi ini juga merefleksikan dukungan nyata UGM terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), di antaranya:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan mendorong riset kesehatan berbasis data yang inklusif dan bertanggung jawab.
  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui penguatan sistem digitalisasi biobank dan pengelolaan data berbasis prinsip global.
  • SDG 16 – Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, dengan membangun tata kelola data yang transparan, adil, dan menghargai hak individu serta komunitas.
  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi regional yang memperkuat integrasi ilmu pengetahuan dan kebijakan data lintas negara.

Dengan mengadopsi prinsip-prinsip dan pembelajaran dari forum ini, FK-KMK UGM berharap dapat terus mengembangkan sistem manajemen data dan digitalisasi biobank yang tidak hanya andal secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai etik, keadilan, dan kolaborasi regional dalam riset kesehatan masa depan.

Kontributor: F. Linda Tri P

Pelatihan Audit Ketertelusuran Sampel di Biobank FK-KMK UGM: Perkuat Implementasi GCLP dan Integritas Riset

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Pelatihan Good Clinical Laboratory Practice (GCLP) yang diselenggarakan oleh Pusat Kedokteran Tropis Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), para peserta pelatihan mengikuti sesi praktik audit ketertelusuran sampel melalui kunjungan laboratorium ke Biobank FK-KMK UGM pada 23 Mei 2025.

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada peserta dalam memahami prinsip traceability atau ketertelusuran sampel, yang merupakan salah satu elemen krusial dalam sistem manajemen mutu laboratorium berbasis GCLP. Peserta mengikuti alur secara menyeluruh mulai dari penerimaan biosampel, pencatatan, pelabelan, penyimpanan dalam fasilitas berstandar tinggi, hingga prosedur pemusnahan akhir sampel.

Sesi audit lapangan ini difasilitasi oleh tim teknis Biobank FK-KMK UGM yang telah tersertifikasi dan berpengalaman dalam pengelolaan laboratorium biobank berstandar internasional. Selain simulasi audit dokumen dan proses, peserta juga diperkenalkan dengan Sistem Informasi Manajemen Biosampel (SIMBIOX), platform digital yang dikembangkan secara internal untuk menjamin akurasi data, keamanan informasi, dan integritas biosampel.

Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya memahami standar prosedural GCLP, tetapi juga menyadari pentingnya keterlacakan biosampel sebagai fondasi dalam menjamin validitas hasil penelitian dan akuntabilitas ilmiah.

Inisiatif ini turut mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan meningkatkan kapasitas tenaga laboratorium dalam mendukung riset kesehatan yang berkualitas.

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, melalui pelatihan berbasis praktik dan pemanfaatan teknologi informasi laboratorium.

  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan penguatan sistem manajemen mutu dan digitalisasi proses laboratorium.

Dengan berjalannya pelatihan ini, FK-KMK UGM terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung riset kesehatan yang beretika, terpercaya, dan berstandar global, sekaligus membangun ekosistem laboratorium akademik yang profesional dan berkelanjutan.

Kontributor: F. Linda Tri P

Penutupan Mata Kuliah “Biobank” Program DYNAMEID: Perkuat Kapasitas Global Mahasiswa dalam Riset Penyakit Infeksi

Program DYNAMEID—program double degree internasional Magister Ilmu Biomedik (MIB) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM)—secara resmi menggelar penutupan mata kuliah “Biobank” pada 22 Mei 2025. Mata kuliah ini merupakan bagian integral dari kurikulum yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman teoritis dan praktis seputar pengelolaan biobank, khususnya dalam mendukung penelitian penyakit infeksi dan patogen.

Selama perkuliahan, mahasiswa memperoleh materi yang komprehensif mengenai proses pengumpulan, pelabelan, penyimpanan biosampel, hingga manajemen data biosampel yang aman dan sesuai prinsip bioetika. Pembelajaran juga dilengkapi dengan paparan studi kasus dari praktik biobank internasional, termasuk tantangan dalam kolaborasi lintas negara dan pengelolaan data sensitif.

Acara penutupan dihadiri oleh seluruh peserta program dan dosen pengampu. Dalam sambutan penutupnya, para narasumber menekankan pentingnya peran biobank dalam membangun fondasi riset yang dapat dipercaya, terstandar, dan dapat direplikasi lintas institusi. Pengelolaan biobank yang profesional, etis, dan sesuai standar global menjadi kunci dalam mendukung pengembangan ilmu biomedik dan kesehatan masyarakat berbasis bukti (evidence-based).

Program DYNAMEID juga mencerminkan kontribusi nyata UGM dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penguatan kapasitas riset penyakit infeksi dan sistem kesehatan global.

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, dengan menghadirkan kurikulum internasional yang relevan, berbasis praktik terbaik global.

  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara UGM dan institusi pendidikan tinggi luar negeri dalam pengembangan pendidikan dan riset kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Program DYNAMEID FK-KMK UGM terus memperkuat perannya dalam mencetak ilmuwan biomedik yang tidak hanya mumpuni secara akademik, tetapi juga siap menjadi bagian dari jaringan global untuk menjawab tantangan kesehatan di masa depan.

Kontributor: F. Linda Tri P

Asesor LAM-PTKes Kunjungi Biobank FK-KMK UGM dalam Rangka Asesmen Lapangan Reakreditasi Prodi Magister Ilmu Biomedik

Sebagai bagian dari rangkaian Asesmen Lapangan Reakreditasi oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes), Program Studi Magister Ilmu Biomedik (MIB) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan tim asesor ke fasilitas Biobank FK-KMK UGM pada Selasa, 20 Mei 2025, pukul 13.00–15.00 WIB.

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi langsung terhadap sarana dan prasarana penunjang pembelajaran dan penelitian yang tersedia di lingkungan fakultas, khususnya infrastruktur laboratorium yang strategis dalam mendukung kegiatan akademik mahasiswa. Biobank FK-KMK UGM menjadi salah satu titik kunjungan penting, mengingat perannya yang signifikan dalam menunjang riset biomolekuler, studi penyakit, dan penyimpanan biosampel jangka panjang.

Tim asesor disambut oleh jajaran pengelola Biobank yang memaparkan berbagai aspek operasional, termasuk alur kerja pengelolaan sampel, jenis layanan yang tersedia, sistem keamanan data dan sampel, hingga peran Biobank dalam mendukung penelitian mahasiswa MIB. Dalam pemaparan tersebut, disampaikan pula bagaimana Biobank menjadi pusat sumber daya penelitian yang mendukung kolaborasi multidisipliner.

Fasilitas Biobank FK-KMK UGM juga dinilai turut berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), terutama:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penyediaan layanan penyimpanan biosampel yang mendukung riset kesehatan dan inovasi terapi berbasis data biologis.

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, dengan memberikan akses fasilitas penelitian kepada mahasiswa pascasarjana untuk memperkuat kompetensi akademik dan keterampilan riset.

  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan menghadirkan infrastruktur riset yang modern dan dikelola secara profesional sesuai standar.

Kehadiran fasilitas Biobank menjadi cerminan komitmen FK-KMK UGM dalam menciptakan ekosistem pendidikan dan riset yang terintegrasi, inovatif, serta berorientasi global. Diharapkan kunjungan ini memperkuat penilaian positif terhadap akreditasi Program Studi MIB dan semakin mempertegas kontribusi FKKMK UGM dalam pengembangan ilmu biomedik di tingkat nasional maupun internasional.

Kontributor: F. Linda Tri P

Capaian Membanggakan: Pengelola Biobank UGM Torehkan Prestasi di Kancah Dunia

Ajang International Society for Biological and Environmental Repositories (ISBER) Annual Meeting & Exhibits 2025 yang mengusung tema “Northern Lights: Impact of the Global Biobanking Spectrum” telah sukses diselenggarakan pada 12–16 Mei 2025 di Montréal, Kanada. Pertemuan bergengsi ini mempertemukan para praktisi, peneliti, dan pengelola biobank dari enam benua, dalam upaya membahas peran strategis biobank dalam ilmu kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan global.

Dalam forum ilmiah internasional tersebut, Ketua Tim Pengelola Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Dr. Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., hadir mewakili Indonesia dan berhasil meraih penghargaan bergengsi ISBER Outstanding Achievement in Biobanking Award 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa beliau dalam pengembangan biobank, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.

Capaian tersebut tidak hanya memperkuat posisi FK-KMK UGM dalam peta ilmiah global, tetapi juga mencerminkan peran aktif Indonesia dalam mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penyediaan fasilitas biobank yang mendukung riset kesehatan berbasis bukti.

  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan penguatan infrastruktur biobank sebagai bagian dari ekosistem riset nasional dan regional.

  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi internasional yang dijalin bersama berbagai institusi global dalam pengelolaan data dan sampel biologis secara berkelanjutan dan etis.

Pengakuan ini merupakan bukti nyata capaian akademik dan profesional Dr. Jajah Fachiroh yang memberikan dampak luas terhadap pengembangan kapasitas sumber daya manusia, inovasi dalam manajemen biosampel, serta tata kelola biobank yang beretika dan berstandar internasional.

Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi para peneliti dan pengelola biobank di Indonesia untuk terus berinovasi dan memperluas jejaring kolaboratif global, sejalan dengan upaya pencapaian pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan dan ilmu hayati.

Kontributor: F. Linda Tri P

Biobank FK-KMK UGM Dukung Asesmen Akreditasi Program Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan

Dalam rangka Asesmen Lapangan Luring LAM-PTKes untuk Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan FK-KMK UGM yang berlangsung pada 28–30 April 2025, tim asesor melakukan verifikasi dokumen dan diskusi serta evaluasi berbagai aspek pendukung proses pembelajaran, termasuk infrastruktur riset unggulan.

Pada 29 April 2025, Prof. Dr. rer. Nat. Dra. Asmarinah, M.Si., dan Prof. Dr. dr. Eryati Darwin, PA(K), sebagai asesor, mengunjungi Biobank FK-KMK UGM. Dalam kunjungan tersebut, tim asesor mendapatkan penjelasan mengenai layanan penyimpanan dan pengelolaan biosampel yang telah menjadi salah satu keunggulan riset di FK-KMK UGM.

Hingga saat ini, Biobank telah mendukung 11 mahasiswa Program Studi Doktor dalam penyimpanan dan pemanfaatan sampel untuk penelitian mereka. Ke depan, Biobank diharapkan terus menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kualitas riset mahasiswa, sekaligus memperkuat reputasi akademik FK-KMK UGM di tingkat nasional dan internasional.

Kunjungan Benedict dari Thermo Fisher Scientific ke Biobank FK-KMK UGM

Biobank FK-KMK UGM menerima kunjungan dari Benedict, SIM Regional Product Manager Southeast Asia and Taiwan dari Thermo Fisher Scientific, pada tanggal 25 April 2025. Dalam kunjungan ini, Benedict membawakan materi bertajuk “The Future of Biobanking”, membahas perkembangan terbaru dan inovasi di bidang penyimpanan sampel biologis, termasuk teknologi cold storage yang mendukung kualitas dan keberlanjutan penyimpanan biosampel.

Diskusi juga mencakup peluang penguatan fasilitas Biobank FK-KMK UGM untuk mendukung riset medis dan genomika ke depan. Kunjungan ini diharapkan membuka peluang kolaborasi strategis serta peningkatan kapasitas teknologi penyimpanan di FK-KMK UGM.

Prof. Jianjun Liu Kunjungi Biobank FK-KMK UGM untuk Tinjau Infrastruktur Riset

Dalam rangka kunjungannya ke FK-KMK UGM pada 23 April 2025, Prof. Jianjun Liu, Pejabat Direktur Eksekutif Genome Institute of Singapore (GIS), menyempatkan diri meninjau Biobank FK-KMK UGM. Kunjungan ini bertujuan melihat langsung sarana dan prasarana yang mendukung riset genomika, khususnya dalam penelitian terkait Epstein-Barr Virus (EBV) dan risiko Karsinoma Nasofaring (KNF).

Didampingi oleh tim peneliti FK-KMK UGM, Prof. Liu melihat berbagai fasilitas penyimpanan biosampel serta sistem manajemen data yang tersedia di Biobank. Beliau mengapresiasi kesiapan infrastruktur riset yang ada dan menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan kapasitas riset di FK-KMK UGM melalui kerjasama teknis dan ilmiah dengan GIS.

Kunjungan ini menandai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi riset internasional serta mendukung pengembangan studi genomika kanker di Indonesia.