UGM Perkuat Inovasi Pendidikan dengan Gelar Bimtek dan Klinik MOOC untuk Perluas Akses Pembelajaran Online

Perkembangan teknologi dalam internet dan komunikasi telah mengakselerasi akses dan minat masyarakat terhadap pembelajaran online. MOOC merupakan pembelajaran daring penuh yang menawarkan akses terbuka melalui jaringan internet dengan kapasitas peserta yang sangat banyak (massive) dan mempunyai peluang cakupan yang sangat luas baik nasional maupun internasional (DKIA, 2024). Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan inovatif dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan MOOC (Massive Open Online Course), Modular Course dan Credit Learning dalam Platform UGM Online. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik UGM sebagai bagian dari upaya untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Bimbingan teknis berlangsung pada Jumat, 3 Mei 2024 bertempat di Ruang Multimedia 1 Gedung Pusat UGM dan dihadiri oleh penerima insentif modular course dan calon penerima insentif MOOC, yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari tim dosen dari berbagai fakultas di UGM. Selama kegiatan berlangsung, para peserta diperkenalkan dengan konsep MOOC dan diberikan pelatihan tentang penggunaan platform UGM Online sebagai sarana untuk menyelenggarakan kursus online yang berkualitas yang dapat diakses oleh masyarakat luas sebagai bagian dari diseminasi ilmu pengetahuan.

Setelah kegiatan bimbingan teknis, pada Selasa, 21 Mei 2024 bertempat di Academic Production House, penerima insentif modular course dan calon penerima insentif MOOC mengikuti kegiatan Klinik MOOC. Biobank FK-KMK sebagai salah satu penerima insentif pengembangan MOOC mengirimkan dua (2) perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan Klinik MOOC diisi materi yang meliputi manajeman alur produksi, teknis audio, cinematography, dan ditutup dengan praktikum produksi konten audio visual.

Dengan adanya Bimtek dan Klinik MOOC ini, UGM berharap dapat memperluas jangkauan pendidikan dan memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Inisiatif ini juga sejalan dengan visi UGM untuk menjadi universitas kelas dunia yang unggul dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui platform UGM Online, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Dengan demikian, UGM terus berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui inovasi dan teknologi.

 

Kata kunci SDGs: SDGs 4 dan 9

Kontributor: F. Linda Tri P

Departemen Mikrobiologi dan Biobank FK-KMK Selenggarakan Workshop Pembentukan Biobank Penyakit Infeksi

Biobank merupakan fasilitas penunjang penelitian dan layanan kesehatan yang mengelola biosampel dalam jangka panjang, dalam sebuah sistem terstruktur dan terkoneksi dengan data paralel pada sebuah populasi/sub populasi. Biobank mengkoleksi beragam jenis biosampel yang sangat penting fungsinya dalam penelitian biomedis, seperti sampel biologis, yang berasal dari manusia, antara lain spesimen darah, spesimen yang berasal dari saluran cerna, saluran kemih, sel manusia, cairan tubuh lain, DNA/RNA termasuk  hasil kultur  bakteri dan virus, ataupun parasit yang disimpan setiap tahun di seluruh dunia untuk diagnostik dan penelitian.

Sejalan dengan perkembangannya, saat ini ilmu dan teknologi semakin mendukung penciptaan biobank secara global. Namun, tingkat pertumbuhan yang sama tidak terjadi di bidang penyakit infeksi, dimana biobank untuk penyakit infeksi jauh lebih sedikit dibandingkan dengan bidang ilmiah lain seperti penyakit non infeksionkologi atau penyakit metabolik.

Sebagai salah satu pioner biobank di Indonesia, Biobank FK-KMK UGM bekerjasama dengan Departmen Mikrobiologi mengorganisasi Workshop Pelatihan Teknis pembentukan  Biobank Infeksi. Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mengenai biobank yang mengacu pada Best Practices ISO 20387 untuk Biobank & Biotechnology, dan Best Practices for Repository dari ISBER. Workshop juga memberikan pengetahuan, keahlian dan keterampilan dalam pelaksanaan biobank sehingga dapat tepat dan benar sesuai dengan standar internasional. Pertemuan ini juga diharapkan menghasilkan satu pemikiran yang sama terkait biobank penyakit infeksi.

Kegiatan berlangsung dari tanggal 29 Februari 2024-1 Maret 2024, peserta merupakan dokter spesialis mikrobiologi klinik dan teknisi laboratorium dari lingkup Academic Health System (AHS). Hari pertama diisi dengan paparan dan diskusi mengenai topik-topik yang sangat menarik. Materi workshop antara lain Konsep Biobank, Best Practices spesimen dan data, serta Biosecurity dan Biosafety pada Koleksi dan Penyimpanan Jangka Panjang. Kegiatan hari ke dua diisi dengan materi Etik dan Informed Consent Biobank dan dilanjutkan dengan pengelolaan sampel klinis di Biobank FK-KMK UGM dan Departmen Mikrobiologi FK-KMK UGM. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir. Semoga ilmu yang didapat bermanfaat.

Kontributor: F. Linda Tri P

Kata kunci SDG’s:  SDGs 3, 4, dan 17

Capai SDM Berkemajuan, Tendik Biobank UGM Ikuti Pelatihan Dasar Laboran

FKKMK UGM. Pada tanggal 30 Januari – 3 Februari 2023, Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Pelatihan bagi Laboran Tingkat Dasar yang diselenggarakan secara hybrid melalui Zoom, eLOK UGM dan luring. Peserta pelatihan merupakan tenaga laboran berjumlah 127 orang. Teknisi laboratorium unit Biobank FK-KMK menjadi salah satu peserta pada pelatihan tersebut.

Pelatihan dibuka secara daring melalui Zoom oleh Direktur Sumber Daya Manusia, Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D. Kemudian dilanjutkan dengan materi Administrasi Laboratorium oleh Dr.rer.nat Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si., lalu materi Etika Pelayanan Laboratorium yang disampaikan oleh Prof. Dr. Sismindari, S.U., Apt., dan diakhiri oleh Ma’un Budiyanto, S.T., M.T.dengan materi Keselamatan Kelistrikan.

Kemudian pada hari kedua, diawali materi Bahasa Inggris Umum oleh Vincentius Tangguh Atyanto Nugroho, S.Pd., M.Hum. dan Alfelia Nugky Permatasari, S.S., M.A. Peserta dibagi dalam kelompok kemudian mereka saling berinteraksi dalam Bahasa Inggris. Materi kedua pada hari kedua, adalah K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) oleh Dr. Deni Pranowo, S.Si.,M.Si. Dilanjutkan Materi R5 (Ringkas, Rapi, Resik, Rajin, Rawat) disampaikan oleh Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc.,Ph.D. Sesi terakhir di hari kedua adalah materi mengenai Pembuatan Video untuk Mendukung Pembelajaran Laboran yang disampaikan oleh Mohamad Abdurrahman Agosto, ST yang menyampaikan tips dan praktik sederhana pembuatan video.

Hari selanjutnya, materi praktik mandiri Administrasi Laboratorium dan Etika Pelayanan Laboratorium di laboratorium masing-masing. Peserta mengerjakan tugas mandiri baik berupa makalah, penyusunan SOP, dan juga pembuatan video pembelajaran. Semua penugasan harus diselesaikan pada 2 hari tersebut dan diunggah ke dalam eLOK.

Pada hari terakhir pelatihan, disampaikan materi dan praktik K3 dan First Aid (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) oleh Dr. Deni Pranowo, S.Si.,M.Si beserta Tim Ukesma secara luring di Fakultas MIPA UGM. Kegiatan ditutup dengan posttest yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan pengisian kuesioner.

SDGs 4, dan 17

Selengkapnya klik disini

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Tendik Biobank UGM Ikuti Pelatihan Penanganan Sampel Infeksius

FKKMK UGM. Dalam rangka untuk pengembangan diri tenaga pendidikan, tahun 2022 unit Biobank FK-KMK UGM bersama dengan Direktur Sumber Daya Manusia dan Akademik Rumah Sakit Akademik UGM Prof. Apt. Ika Puspita Sari, M.Si., Ph.D serta beberapa dokter spesialis melakukan studi banding ke laboratorium INA-RESPOND RSUD Tangerang mengenai penanganan sampel infeksius.

Tendik Biobank UGM Praktek Handling Spesimen di Laboratorium INA-RESPOND

Kegiatan studi banding dilaksanakan selama sehari, kemudian selama 2 hari selanjutnya 2 teknisi laboratorium melaksanakan pelatihan penanganan sampel infeksius. Kegiatan pelatihan berisi teori dan praktek mengenai cara pencegahan terjadinya infeksi dengan meningkatkan kewaspadaan isolasi dan keselamatan kerja (Universal Precaution) saat bekerja di Laboratorium infeksius. serta alur dan bahaya yang ditimbulkan ketika melakukan proses penanganan spesimen plasma, serum, buffycoat, whole blood, urine, feses, dahak, saliva, VTM, PBMC, dan microbank. Ada juga mengenai cara handling liquid nitrogen, pengepakan pengiriman spesimen infeksius menurut IATA, serta mengenai penanganan tumpahan infeksius dan penanganan tumpahan Bahan Berbahaya Beracun (B3).

Penyerahan Sertifikat Pelatihan oleh dr. Dewi Lokida, Sp.PK(K) Kepala Instalasi Laboratorium INA RESPOND RSUD Tangerang

Ketika proses pelatihan, banyak terjadi diskusi mengenai spesifikasi minimal untuk mendirikan laboratorium infeksius seperti terdapat beberapa lapis pintu dan ruangan untuk mencegah kontaminasi spesimen keluar dari laboratorium. Dinding dan lantai terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan dan tidak menjadi media pertumbuhan jamur. Jalur pengelolaan limbah yang sesuai dengan bahan berbahaya beracun (B3). Penempatan tangki liquid nitrogen dengan exhaust. Ada beberapa perilaku yang harus dibiasakan ketika bekerja dengan sampel infeksius.

“Biasakanlah ketika di laboratorium untuk memisahkan area bersih dan kotor, dan bekerja dari area bersih menuju kotor” kata dr. Dewi Lokida, Sp.PK(K)

Pelatihan ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat diaplikasikan di Biobank FK-KMK UGM.

Kata Kunci SDGs: SDGs 3, 4, dan 17