Biobank FK-KMK UGM Dukung Kolaborasi Nasional untuk Pemanfaatan WGS dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba (AMR)
Biobank FK-KMK UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung sistem kesehatan nasional melalui partisipasinya dalam Workshop Koordinasi Perencanaan Pemanfaatan Whole Genome Sequencing (WGS) untuk Resistensi Antimikroba (AMR) Bakteri bagi Sektor Kesehatan Manusia. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Mutu Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan RI, bekerja sama dengan DAI–The Fleming Fund Country Grant to Indonesia (FFCGI).
Dalam acara yang menghadirkan pemangku kepentingan dari sektor kesehatan nasional dan mitra internasional, termasuk dari Liverpool School of Tropical Medicine, UK, dr. Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D.—Ketua Operasional Biobank FK-KMK UGM—menjadi salah satu narasumber utama dengan paparan berjudul “Penyampaian Biobank di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta”.
Dalam sesi tersebut, dr. Junaedy memaparkan peran strategis Biobank dalam mengelola biosampel berkualitas tinggi untuk mendukung riset berbasis genomik, khususnya dalam konteks resistensi antimikroba. Beliau menyoroti pentingnya sistem penyimpanan jangka panjang yang terdokumentasi dan terstandar, guna memastikan keberlanjutan data biologis yang diperlukan untuk pemetaan genom bakteri secara akurat dan berulang.
Partisipasi aktif Biobank FK-KMK UGM dalam forum ini merupakan langkah nyata dalam:
-
Mengintegrasikan biobank dengan inisiatif nasional pengendalian AMR, termasuk dalam sistem pelaporan laboratorium rujukan dan kebijakan berbasis bukti.
-
Mendorong kolaborasi antar-laboratorium dan institusi kesehatan, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna mempercepat adopsi teknologi WGS sebagai alat deteksi dini dan pengendalian AMR.
-
Memperkuat infrastruktur penelitian biomolekuler yang berbasis data, aman, dan tersistem.
Kegiatan ini juga berkontribusi langsung pada beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs):
-
SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan memperkuat sistem deteksi dan pengendalian resistensi antimikroba berbasis genomik.
-
SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, melalui pemanfaatan teknologi WGS dan biobank dalam pengembangan riset kesehatan berbasis teknologi tinggi.
-
SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, lewat kolaborasi multipihak lintas sektor dan negara dalam penanggulangan isu kesehatan global.
Dengan berpartisipasi dalam forum nasional ini, Biobank FK-KMK UGM mempertegas peranannya sebagai simpul penting dalam ekosistem riset kesehatan yang berbasis data, terstandar, dan kolaboratif, demi mendukung pembangunan sistem kesehatan Indonesia yang tangguh, adaptif, dan berbasis sains.
Kontributor: F. Linda Tri P

















