Posts

Kunjungan Prof. Jason Swedlow ke Biobank FK-KMK UGM

Biobank FK-KMK UGM menerima kunjungan istimewa dari Prof. Jason Swedlow, ahli Molecular Cell and Developmental Biology dari School of Life Sciences, University of Dundee, Skotlandia pada tanggal 4 November 2024, pada momen yang bersamaan dengan agenda Professor and Guest Lecturer Session yang diselenggarakan oleh Departemen Patologi Anatomi FK-KMK UGM. Kunjungan ini turut didampingi oleh dr. Ery Kus Dwianingsih, Ph.D., Sp.P.A., Subsp. M.S. (K), Subsp. S.M. (K) dan dr. Rezha Gandi B., Ph.D.

Sebagai salah satu anggota Biobank, dr. Ery Kus Dwianingsih memberikan penjelasan terperinci kepada Prof. Jason mengenai alur operasional, layanan yang ditawarkan, dan fasilitas unggulan di Biobank FK-KMK UGM. Dalam penjelasannya, dr. Ery memaparkan bahwa Biobank FK-KMK UGM didesain untuk mendukung penelitian berbasis sampel biologi, seperti jaringan, darah, dan cairan tubuh, dengan memastikan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan.

Beliau juga menjelaskan bagaimana proses pengelolaan sampel dilakukan secara terintegrasi, mulai dari penerimaan sampel, identifikasi, pengolahan, penyimpanan dengan teknologi pendinginan berstandar tinggi, hingga distribusi untuk penelitian. “Kami memastikan setiap langkah dalam alur kerja ini sesuai dengan standar kualitas, sehingga hasil penelitian yang menggunakan sampel dari Biobank dapat diandalkan dan memiliki validitas yang tinggi,” ungkap dr. Ery.

Selain itu, dr. Ery juga memaparkan berbagai layanan tambahan yang tersedia, seperti pendampingan teknis untuk penelitian, konsultasi terkait pengelolaan data biologi, hingga fasilitas digital untuk akses data berbasis sistem manajemen biobank yang terintegrasi. Dalam kesempatan ini, dr. Ery meminta masukan kepada Prof. Jason terkait peningkatan kapasitas Biobank, terutama dalam penerapan teknologi terkini untuk manajemen data bioimaging. “Kami ingin memastikan bahwa Biobank FK-KMK UGM tidak hanya menjadi pusat pengumpulan dan penyimpanan sampel, tetapi juga pusat inovasi yang mendukung kolaborasi penelitian global,” tambahnya.

FK-KMK UGM berharap kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan untuk mendukung inovasi di bidang kedokteran dan biologi molekuler, sekaligus memperkuat peran Biobank sebagai pusat penelitian dan layanan berbasis data di Indonesia.

Kata kunci : SDGs 3 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri P

FK-KMK UGM Dukung Workshop Penatalaksanaan Laboratorium IPA di SMA N 1 Temon

Sebagai bagian dari upaya mendukung pendidikan menengah dalam pengelolaan laboratorium yang aman dan efisien, FK-KMK Universitas Gadjah Mada (UGM) berkontribusi dalam kegiatan Workshop Penatalaksanaan Laboratorium IPA yang digelar di SMA Negeri 1 Temon, Kulon Progo, pada 4 November 2024. Workshop ini diadakan atas inisiatif SMA N 1 Temon yang secara khusus mengundang dua teknisi laboratorium FK-KMK UGM, yaitu F. Linda Tri P., S.Tr.Kes (Biobank FK-KMK UGM) dan Nandya Arifka P., S.Si (Laboratorium Pendidikan Terpadu FK-KMK UGM), sebagai narasumber.

Dalam kegiatan ini, kedua narasumber FK-KMK UGM memberikan materi yang relevan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan laboratorium. F. Linda Tri P., S.Tr.Kes membawakan materi tentang pedoman keselamatan kerja di laboratorium, yang mencakup tata cara menangani bahan kimia dan pengelolaan limbah hasil praktikum secara aman dan ramah lingkungan. “Keselamatan di laboratorium adalah aspek penting yang tidak bisa diabaikan, terutama untuk melindungi semua yang terlibat dan yang tidak terlibat di Laboratorium dari potensi bahaya,” jelasnya.

Nandya Arifka P., S.Si, di sisi lain, menyampaikan materi terkait penataan dan perawatan alat laboratorium. Ia menyoroti pentingnya menjaga alat-alat laboratorium agar tetap dalam kondisi baik serta bagaimana pengelolaan bahan kimia yang benar dapat menunjang pembelajaran.

Selain sesi materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan kunjungan langsung ke laboratorium IPA SMA N 1 Temon. Dalam kunjungan tersebut, kedua narasumber memberikan penilaian dan masukan terkait kondisi laboratorium yang ada. Mereka memberikan saran terkait pengaturan tata letak alat, kebutuhan alat keselamatan tambahan seperti alat pemadam kebakaran, serta langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi manajemen laboratorium. “Laboratorium ini memiliki potensi besar. Dengan beberapa perbaikan sederhana, fasilitas ini dapat mendukung pembelajaran siswa lebih optimal,” ujar salah satu narasumber.

Kegiatan ini juga menjadi forum diskusi, di mana para guru dan teknisi laboratorium SMA N 1 Temon berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam pengelolaan laboratorium sehari-hari. Solusi praktis yang diberikan oleh narasumber diharapkan dapat langsung diterapkan untuk memperbaiki pengelolaan laboratorium.

Pihak SMA N 1 Temon menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kesediaan FK-KMK UGM berbagi ilmu dan pengalaman. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan kontribusi para narasumber dari FK-KMK UGM. Masukan yang diberikan sangat bermanfaat bagi kami dalam mengelola laboratorium yang lebih baik ke depannya,” ungkap Kepala SMA N 1 Temon.

FK-KMK UGM memandang kolaborasi ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial universitas dalam mendukung pendidikan di tingkat sekolah menengah. Diharapkan, hasil dari workshop ini dapat menjadi langkah awal bagi laboratorium IPA SMA N 1 Temon untuk berkembang menjadi laboratorium yang aman, modern, dan berkualitas.

 

Kata kunci : SDGs 4

Kontributor: F. Linda Tri P

Workshop WDMC: Membangun Infrastruktur Biobank untuk Pengawasan Infeksi di Suzhou, China

Pada tanggal 11 hingga 14 Oktober 2024, Jajah Fachiroh berkesempatan untuk mengikuti Workshop The World Data Centre for Microorganisms (WDCM) di Suzhou, China, dengan fokus pada Biobank untuk Infeksi dan Skema Berbagi Data. Workshop yang ditujukan bagi negara-negara berkembang sangat diperlukan. Fokus pada kapasitas pelestarian sumber daya patogen dan berbagi data genom diharapkan dapat memfasilitasi integrasi kesehatan global dan penerapan data genomik dalam pengawasan kesehatan. Acara ini diselenggarakan oleh WFCC-MIRCEN World Data Centre for Microorganisms (WDCM) dan didukung oleh Badan Internasional Organisasi Kesehatan Dunia untuk Penelitian Kanker Biobank & Jaringan Bangunan Kohort (WHO-IQRC Biobank), Pusat Data Mikrobiologi Nasional (NMDC), serta Pusat Sumber Daya Patogen Nasional (NPRC).

Workshop ini dihadiri oleh berbagai ahli dan peneliti dari seluruh dunia, dan mencakup rangkaian presentasi, diskusi, serta kunjungan ke industri terkait dan biobank di Shanghai, yang merupakan salah satu biobank terbesar di dunia yang menyimpan koleksi 15 juta vial sampel biologis. Biobank ini berfokus pada kesehatan dan menjadi yang kedua terbesar setelah BGI Biobank di Shenzhen. Kunjungan ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana biobank dikelola dan dimanfaatkan dalam pengawasan kesehatan masyarakat.

Dengan demikian, workshop ini menjadi platform penting untuk meningkatkan kapasitas dan kolaborasi internasional dalam bidang penelitian dan pengawasan kesehatan, terutama dalam menghadapi tantangan penyakit menular yang semakin kompleks.

Kata kunci : SDGs 3, 4 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri P dan Efri Kurniawan

Diskusi Rencana Kolaborasi Riset: Membangun Sinergi Kolaborasi Riset

Setelah melakukan kunjungan ke berbagai fasilitas riset di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Prof. Ganesan Karthikeyan, MBBS, MD, DM, M.Sc., melanjutkan agenda dengan diskusi mendalam mengenai rencana kolaborasi riset. Diskusi ini melibatkan Departemen Jantung dan Kedokteran Vaskular serta berbagai tim riset di FK-KMK UGM, termasuk Tim Biobank, Tim Health and Demographic Surveillance System (HDSS), Tim Peneliti Rheumatic Heart Disease, dan Tim Laboratorium Riset Terpadu.

Kegiatan dimulai dengan presentasi yang disampaikan oleh Prof. Ganesan, di mana beliau memperkenalkan biorepository dari Translational Health Science and Technology Institute (THSTI) di India. Dalam presentasinya, ia menjelaskan berbagai riset yang sedang berlangsung di THSTI, yang mencakup bidang kesehatan ibu dan anak, penelitian vaksin, tuberculosis, mikrobiologi, imunobiologi, penemuan obat, serta layanan pengembangan klinis. Selain itu, Prof. Ganesan juga menyoroti pentingnya pusat matematika dan biologi komputasi, serta desain dan diagnostik biologis yang menjadi bagian integral dari penelitian yang dilakukan oleh TSTI.

Dalam diskusi tersebut, Prof. Ganesan menjelaskan potensi berbagai studi yang dapat dikerjakan dan dikembangkan bersama antara kedua institusi. Beliau mengemukakan ide-ide inovatif yang dapat diimplementasikan melalui kolaborasi, termasuk penelitian multidisipliner yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam bidang kesehatan global.

Tim Biobank, yang diwakili oleh dr. Ery Kus Dwianingsih, Ph.D., Sp.PA (K), menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap diskusi ini. Mereka menyambut baik peluang untuk berbagi pengetahuan dan sumber daya, serta meningkatkan kapasitas penelitian di Indonesia. Diskusi ini diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran ide dan strategi yang dapat memperkuat penelitian kesehatan di kedua negara.

Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan akan tercipta proyek penelitian yang tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga berkontribusi pada pemecahan masalah kesehatan yang lebih luas di tingkat internasional.

Kata kunci : SDGs 3, 4 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri P dan Efri Kurniawan

Kunjungan Prof. Ganesan Karthikeyan ke Biobank FK-KMK UGM: Peluang Kerja Sama Riset Internasional

Pada Kamis, 17 Oktober 2024, Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan dari Prof. Ganesan Karthikeyan, seorang ahli terkemuka di bidang kedokteran dari All India Institute of Medical Sciences, New Delhi, India. Kunjungan ini  merupakan rangkaian kegiatan Visiting Profesor and Guest Lecturer yang diselenggarakan oleh Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vakular serta bertujuan untuk mengeksplorasi alur kerja, layanan, sistem, dan tata kelola yang diterapkan di Biobank FK-KMK UGM, serta membahas kemungkinan kerja sama antara kedua institusi dalam bidang penelitian.

Prof. Ganesan, yang merupakan seorang dokter spesialis jantung dengan gelar MBBS, MD, DM, dan M.Sc., didampingi oleh dr. Dyah Wulan Anggrahini, Ph.D, Sp.JP, serta dr. Anggoro Budi Hartopo, M.Sc., Ph.D., SpPD., SpJP (K). Keduanya merupakan peneliti aktif yang berkontribusi dalam pengumpulan sampel di Biobank FK-KMK UGM dan memiliki peran penting dalam penelitian jantung dan pembuluh darah yang sedang berlangsung.

Selama kunjungan, tim dari Biobank mempresentasikan berbagai informasi terkait koleksi sampel yang ada, jumlah peneliti yang terlibat, serta judul-judul penelitian yang sedang dikerjakan oleh tim Cardiology Research Office. Sesi presentasi ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai potensi kolaborasi riset di masa depan, terutama dalam bidang kesehatan jantung dan pembuluh darah, yang merupakan fokus utama dari kedua institusi.

Prof. Ganesan mengungkapkan ketertarikan yang besar terhadap sistem pengelolaan dan pemanfaatan sampel yang diterapkan di Biobank FK-KMK UGM. Di Negaranya, Prof Ganesan juga aktif dalam kegiatan biorepository di THSTI (https://biorepository.thsti.in/) yang merupakan biorepository terbesar di India sebagai direktur eksekutif.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun jaringan kolaborasi internasional yang lebih kuat di bidang penelitian medis terutama penelitian yang berkaitan dengan jantung dan pembuluh darah, serta meningkatkan kualitas riset yang dilakukan oleh kedua institusi. Melalui kerjasama ini, diharapkan akan tercipta inovasi dan penemuan baru yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kata Kunci SDGs: SDGs 4 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari

Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan dalam Rangka Dies Natalis Komunitas Mahasiswa Hindu Dharma: Menjaga Kesehatan Masyarakat Sebagai Prioritas Bersama

Pada Minggu, 22 September 2024, Komunitas Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD) dengan sukses menyelenggarakan bakti sosial pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis mereka. Acara ini dilangsungkan di Klenteng, Fasilitas Kerohanian UGM, dan dihadiri oleh masyarakat sekitar serta mahasiswa yang antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan. Dalam acara ini, 100 peserta dari masyarakat sekitar dan mahasiswa mendapat layanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas.

Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini difasilitasi oleh tim Pokja Posbindu dan Literasi Kesehatan dari unit HPU FK-KMK UGM. Tim ini memberikan berbagai layanan pemeriksaan, antara lain pengukuran tinggi badan, berat badan, tekanan darah, pemeriksaan glukosa darah, kolesterol, dan asam urat. Selain itu, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai pola makan sehat dan aktivitas fisik yang tepat, serta berpartisipasi dalam aksi donor darah yang difasilitasi oleh PMI Kabupaten Bantul.

Partisipasi dua tenaga kependidikan dari Biobank FKKMK UGM menjadi salah satu sorotan dalam acara ini. Mereka secara aktif terlibat dalam membantu tim HPU FK-KMK UGM melakukan pemeriksaan glukosa darah, kolesterol, dan asam urat. Keterlibatan mereka menjadi salah satu bentuk sinergi antara berbagai unit di FK-KMK UGM dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat.

Kegiatan ini juga menunjukkan kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan masyarakat sekitar, sekaligus sebagai pengingat pentingnya menjaga kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dapat meningkat, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan.

Dies Natalis KMHD tidak hanya menjadi momen untuk merayakan keberadaan komunitas, tetapi juga sebagai ajang kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Diharapkan kegiatan seperti ini terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar kampus dan UGM secara keseluruhan.

Semoga semangat menjaga kesehatan ini terus hidup dalam keseharian, menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan harmonis. Mari terus menciptakan lingkungan yang peduli akan kesehatan bersama!

Kata Kunci SDGs: SDGs 3 dan 17

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari

Audit Manajemen Sampel Berbasis GCLP di Biobank FK-KMK UGM

Pada tanggal 12 September 2024, Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan dari para peserta pelatihan Good Clinical Laboratory Practice (GCLP). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mengenai standar laboratorium klinis yang baik, terutama dalam konteks uji klinis.

GCLP merupakan pedoman internasional yang dikembangkan untuk menjamin praktik laboratorium yang berkualitas dalam penggunaan sampel manusia untuk studi klinis. Pedoman ini muncul untuk menjawab kebutuhan laboratorium klinis yang memproses spesimen dari uji klinis, di mana Good Clinical Practice (GCP) dan Good Laboratory Practice (GLP) sebelumnya tidak secara khusus mengakomodasi analisis sampel manusia dari uji klinis. Pada tahun 2003, British Association of Research Quality Assurance (BARQA) memperkenalkan GCLP untuk mengatasi kesenjangan tersebut. Pedoman ini kini diakui oleh berbagai lembaga, termasuk WHO, dan telah menjadi standar untuk laboratorium yang terlibat dalam uji klinis, terutama dalam penelitian penyakit menular.

Kunjungan peserta pelatihan GCLP ke Biobank FK-KMK UGM bertujuan untuk mempraktikkan keterampilan mereka dalam mengaudit laboratorium berdasarkan prinsip-prinsip GCLP. Para peserta dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing bertugas melakukan audit pada aspek yang berbeda, yaitu peralatan laboratorium, Standard Operating Procedures (SOP), dan manajemen sampel.

Kelompok yang fokus pada manajemen sampel bertanggung jawab memeriksa bagaimana Biobank FK-KMK UGM menerapkan kontrol kualitas dan ketertelusuran data serta spesimen. Mereka memastikan bahwa alur kerja dan SOP di Biobank sesuai dengan pedoman GCLP, baik dalam dokumen maupun dalam praktik di lapangan. Audit ini mencakup penilaian terhadap integritas dan kualitas spesimen, serta bagaimana data diproses dan dilacak untuk menjaga kepercayaan terhadap hasil penelitian yang dihasilkan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas laboratorium klinis di negara berkembang, termasuk Indonesia, dalam menerapkan praktik laboratorium berkualitas sesuai standar internasional. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memastikan laboratorium mampu berkontribusi dalam riset klinis global yang berkualitas.

Kata Kunci SDGs: SDGs 3, 4, dan 17

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari

Mahasiswa Baru Prodi S3 Angkatan 2024 Kunjungi Biobank FK-KMK UGM

Penjelasan Fasilitas Biobank

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Tour Kampus untuk mahasiswa baru Program Doktoral (Prodi S3) angkatan 2024, sebanyak 58 mahasiswa baru mengadakan kunjungan ke Biobank FK-KMK UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan serta memberikan penjelasan mendalam mengenai fasilitas-fasilitas yang tersedia di Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dengan salah satu fokus kunjungan pada Biobank sebagai salah satu fasilitas utama yang mendukung kegiatan akademik dan penelitian.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan penjelasan rinci mengenai berbagai alat dan fasilitas yang ada di Biobank. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan tipe-tipe sampel yang tersimpan di Biobank, yang meliputi sampel biologis yang dapat digunakan untuk penelitian di berbagai bidang kesehatan dan kedokteran serta alur penggunaan fasilitas. Informasi ini sangat penting bagi para mahasiswa program doktoral, yang diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas dan sampel tersimpan di Biobank untuk proyek penelitian atau tugas akhir mereka.

Diakhir kunjungan, para mahasiswa diberikan wawasan tentang aplikasi manajemen data yang digunakan oleh Biobank untuk mencatat dan mengelola transaksi sampel. Aplikasi ini memungkinkan pelacakan yang komprehensif dari setiap sampel, mulai dari saat pengambilan, pengelolaan, penyimpanan, hingga penggunaan sampel, serta pemusnahan jika sampel tersebut sudah selesai digunakkan. Dengan sistem manajemen yang canggih ini, Biobank FK-KMK UGM memastikan bahwa setiap sampel dikelola dengan efisien dan sesuai dengan standar penanganan yang tinggi.

Kegiatan kunjungan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa baru terhadap fasilitas yang tersedia dan bagaimana mereka dapat memanfaatkannya untuk mendukung penelitian mereka. Dengan adanya fasilitas seperti Biobank, FK-KMK UGM terus menunjukkan komitmennya dalam menyediakan infrastruktur yang mendukung terciptanya penelitian berkualitas dan pengembangan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

Penjelasan Manajemen Data Biobank

Kata Kunci SDGs: SDGs 3, 4, dan 17

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari

Penjelasan Mengenai Biobank FK-KMK UGM untuk Mahasiswa Program Doktor Angkatan 2024

Paparan Biobank oleh dr. Junaedy Yunus, M.Sc, Ph.D

Pada hari Rabu, 22 Agustus 2024, bertempat di ruang CBT C Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), diadakan Tour Kampus bagi mahasiswa baru Prodi S3 Angkatan 2024 yang bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan penjelasan mendalam mengenai fasilitas yang ada di FKKMK salah satunya Biobank. Dalam kesempatan tersebut, dr. Junaedy Yunus, M.Sc, Ph.D, yang mewakili Biobank FK-KMK UGM, memberikan paparan komprehensif tentang fungsi dan peran penting Biobank dalam mendukung penelitian dan pendidikan di lingkungan kampus.

Biobank merupakan salah satu core facilities atau fasilitas utama di FK-KMK UGM yang dirancang untuk mendukung kegiatan penelitian, terutama dalam bidang kedokteran dan kesehatan. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh seluruh mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk mahasiswa program doktor. dr. Junaedy Yunus, M.Sc, Ph.D menjelaskan bahwa dengan adanya Biobank, mahasiswa diharapkan dapat lebih mudah mengakses sarana penyimpanan sampel dan juga sampel tersimpan yang diperlukan untuk penelitian mereka, sehingga proses belajar mengajar, terutama bagi mahasiswa program doktor, dapat berjalan lebih lancar dan efektif.

Dalam paparannya, dr. Junaedy Yunus, M.Sc, Ph.D juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan pihak-pihak terkait di FK-KMK UGM dalam memanfaatkan Biobank untuk kepentingan penelitian. Ia berharap bahwa Biobank dapat menjadi pusat referensi penyimpanan sampel dan sampel tersimpan yang handal bagi mahasiswa, tidak hanya untuk menyelesaikan studi mereka, tetapi juga untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Pada kesempatan yang sama, Biobank FK-KMK UGM juga menyambut dengan hangat kedatangan mahasiswa program doktor angkatan 2024. Para mahasiswa baru ini diharapkan dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada, termasuk Biobank, untuk mendukung studi dan penelitian mereka. “Kami ucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa program doktor angkatan 2024. Semoga semuanya diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menempuh pendidikan hingga selesai,” ujar dr. Junaedy Yunus, M.Sc, Ph.D di akhir pertemuan.

Dengan hadirnya Biobank dan berbagai fasilitas pendukung lainnya, FK-KMK UGM terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian, sehingga dapat mencetak lulusan yang unggul dan siap berkontribusi dalam dunia kesehatan di Indonesia maupun Internasional.

 

Kata Kunci SDGs: SDGs 3, 4, 17

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari

Siap diadaptasi, Biobank FK-KMK dan RSA UGM Diseminasikan Hasil Riset MBRIO

FK-KMK UGM. Biobank FK-KMK UGM telah menyelesaikan penelitian yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan judul “Pemodelan Sistem dan Kerangka Kebijakan Biobank untuk Riset Kesehatan di Indonesia” pada tahun 2023. Bersama dengan mitra, RS Akademi UGM, tim Medical Biobank for Health Research in Indonesia (MBRIO) melakukan workshop diseminasi hasil riset di Hotel Swisbel-boutique, Yogyakarta (26/01).Workshop dihadiri oleh jejaring biobank dan RS Akademik UGM, seperti RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, RSPAU Hardolukito, RSUP Dr. Sardjito, dan rumah sakit lainnya yang sedang dan akan mendirikan biobank.

Peserta Workshop Dimenisasi Riset MBRIO

Workshop diawali dengan sambutan oleh dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D. selaku Dekan FK-KMK UGM. Dilanjutkan dengan pemaparan hasil riset tiap lini oleh tim peneliti. Workshop ini turut menghadirkan narasumber ahli yang memberikan kritik dan saran terhadap riset yang dilakukan, yaitu dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS (Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia), Dr. dr. Ade Firmansyah Sugiharto, Sp.F.M., Subsp.F.K(K) (Ahli Bioetik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Dr. Dian K Nurputra, M.Sc, Ph.D, SpA (Peneliti Biosampel), dan Tyas Ikhsan Hikmawan, Ph.D (Head Of Tribe Biotechnology Digital Transformation Office Kemenkes).

 

“Biobank merupakan struktur baru, sehingga penyelenggaraan di rumah sakit perlu memperhatikan fungsi utama rumah sakit. Pendirian biobank melibatkan keuangan, pelayanan, data dan berbagi sampel (etik) yang bisa beroperasi dengan baik.” tutur dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS, Selasa (26/01).

 

“Ethical concern terkait biobank: informed consent, kepemilikan sampel, privacy & kerahasiaan, return of results, kepercayaan publik, komersialisasi. Penggunaannya disesuaikan dengan tata kelola dan business process biobank.” kata Dr. dr. Ade Firmansyah Sugiharto, Sp.F.M., Subsp.F.K(K) (FK UI), Selasa (26/01).

 

“Relevansi sampel harus tepat tujuan, kuantitas-kualitas dan berjangka panjang. Hal tersebut harus tercermin dalam Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA) biobank. Advokasi dan komunikasi dengan penyedia sampel dan data (tenaga kesehatan) dan pengguna (peneliti) harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan terhadap biobank.” kata Dr. Dian K Nurputra, M.Sc, Ph.D, SpA, Selasa (26/01).

 

“SIMBIOX didesain untuk mampu melayani berbagai stakeholders yang akan menggunakan koleksi biobank. Tidak ada masalah dari sisi teknologi, akan tetapi regulasi lokal dan nasional yang harus dipatuhi.” kata Tyas Ikhsan Hikmawan, Ph.D, Selasa (26/01).

 

Hasil diseminasi memberikan rasa optimis terhadap peneliti bahwa konsep pemodelan yang dilakukan dapat diadaptasi dan diterapkan oleh rumah sakit seluruh Indonesia.

Kata Kunci SDGs: SDGs 3, 9, dan 17


Luaran: Buku Petunjuk Teknis Pemodelan Biobank Berbasis Rumah Sakit