Biobank FK-KMK UGM Perkenalkan Infrastruktur Penunjang Riset kepada Mahasiswa Doktor 2025
Pra Kuliah Perdana Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan FK-KMK UGM Angkatan 2025 menghadirkan berbagai narasumber untuk memperkenalkan fasilitas riset unggulan fakultas. Salah satu sesi penting disampaikan oleh dr. Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D., yang memberikan paparan mengenai Biobank FK-KMK UGM sebagai infrastruktur riset strategis.
Dalam penjelasannya di ruang kelas, dr. Junaedy menerangkan bahwa Biobank merupakan biorepositori—tempat penyimpanan biosampel beserta data terasosiasinya yang dikelola secara sistematis dan berjangka panjang. Biobank FK-KMK UGM mulai dikembangkan sejak 2015, beroperasi pada 2018, dan diresmikan tahun 2019. Fasilitas ini hadir untuk menjawab kebutuhan penelitian kesehatan, terutama penyakit kompleks yang memerlukan jumlah sampel besar dan data yang memadai agar menghasilkan kesimpulan yang kuat.
Dr. Junaedy juga memaparkan misi Biobank, yaitu menyediakan penyimpanan biosampel riset yang berkualitas, berjangka panjang, serta mendukung kolaborasi riset berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberadaan Biobank bukan sekadar penyimpanan sampel, melainkan sistem terintegrasi yang melibatkan standar etikolegal, manajemen data, serta tata kelola kolaborasi penelitian.
Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai fasilitas penyimpanan yang tersedia, di antaranya delapan unit ultrafreezer -80°C, empat freezer -20°C, dan tiga tangki nitrogen cair. Selain itu, dijelaskan pula keberadaan Simbiox, sistem manajemen data biobank yang dikembangkan secara mandiri oleh tim FK-KMK UGM, terdaftar HKI, dan saat ini tengah diadopsi oleh Kementerian Kesehatan.
Melalui sesi ini, mahasiswa S3 diharapkan semakin memahami bahwa Biobank FK-KMK UGM dapat menjadi mitra penting dalam mendukung penelitian mereka, baik untuk penyimpanan sampel, pengelolaan data, maupun penguatan aspek etikolegal riset. “Biobank hadir untuk membangun riset kesehatan yang lebih berkualitas dan berjangka panjang, serta mendorong kerja sama lintas disiplin,” jelas dr. Junaedy.
Kehadiran Biobank FK-KMK UGM juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas penelitian kesehatan, SDG 4 (Quality Education) , SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan pengembangan sistem informasi dan infrastruktur riset, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) lewat jejaring kolaborasi nasional maupun internasional.
Sebagai penutup, Biobank menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Program Doktor tahun 2025. Semoga perjalanan studi ini membawa banyak pengalaman berharga, jejaring kolaborasi, dan kontribusi ilmiah yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat dan pencapaian SDGs di masa depan.
Kontributor F. Linda Tri P

























