Pertemuan Penyusunan Dokumen Mutu Pengelolaan Biorepositori BBLKM Jakarta

Jakarta, 18-19 November 2025 – Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Jakarta menyelenggarakan Pertemuan Penyusunan Dokumen Mutu Pengelolaan Biorepositori dengan menghadirkan Biobank FK-KMK UGM sebagai narasumber. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari Laboratorium Kesehatan Masyarakat Jakarta, Laboratorium Kesehatan Daerah Jakarta, Laboratorium Kesehatan Daerah Banten, dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Jawa Barat, yang saat ini tengah mempersiapkan pengembangan fasilitas biorepositori di wilayah masing-masing.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala BBLKM Jakarta, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan perkembangan penyusunan dokumen mutu biorepositori di lingkungan BBLKM. Tim Biobank FK-KMK UGM memberikan materi mengenai penerapan biorepositori, standar mutu, serta SOP mengenai pengelolaan biospesimen yang telah diterapkan di UGM.

Pada sesi berikutnya, peserta bersama narasumber melakukan kunjungan lapangan ke ruang biorepositori, untuk meninjau alur penyimpanan biospesimen, infrastruktur pendukung, serta prosedur keamanan. Dalam kunjungan ini, peserta juga diminta mengisi checklist fasilitas sebagai bagian dari evaluasi kesiapan dan penilaian kesenjangan (gap assessment) terhadap standar ISBER.

Memasuki hari kedua, hasil pengisian checklist dipresentasikan dan dibahas pada sesi pemaparan rekomendasi. Tim Biobank FK-KMK UGM memberikan berbagai masukan terkait peningkatan fasilitas, penyempurnaan dokumen mutu, serta arah pengembangan biorepositori yang berkelanjutan. Kegiatan dilanjutkan dengan review pedoman biorepositori BBLKM Jakarta, termasuk penilaian kelengkapan struktur dokumen, kebutuhan operasional, dan kesesuaiannya dengan standar nasional serta praktik terbaik internasional.

Pertemuan ditutup dengan penyampaian pesan dari pimpinan BBLKM Jakarta, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antar laboratorium kesehatan dalam membangun sistem biorepositori yang andal, aman, dan terstandardisasi, guna mendukung penelitian kesehatan serta layanan diagnostik di Indonesia.

Kontributor: F. Linda Tri P