dr. Lutfan Lazuardi Presentasikan Pengembangan Biobank FK-KMK UGM di ISBER Annual Meeting 2026
Baik, dari materi presentasi beliau saya bantu susunkan reportase yang lebih sesuai dan spesifik untuk pemberitaan website:
Shenzhen, China — dr. Lutfan Lazuardi, M.Kes, Ph.D dari Universitas Gadjah Mada menjadi salah satu pembicara dalam ISBER Global Biobanking Congress yang diselenggarakan di Shenzhen, China. Pada forum internasional ini, beliau mempresentasikan materi berjudul “Building Interoperable Biobanks in Resource-Limited Settings: The Role of LIMS in Advancing Quality and Global Collaboration”, yang membahas strategi pengembangan biobank interoperabel di lingkungan dengan sumber daya terbatas melalui pemanfaatan Laboratory Information Management System (LIMS).
Dalam presentasinya, dr. Lutfan menyoroti pentingnya interoperabilitas dalam sistem biobank untuk menjamin kualitas pengelolaan biospesimen sekaligus mendukung kolaborasi global. Interoperabilitas memungkinkan pertukaran data dan integrasi antar sistem sehingga pengelolaan sampel menjadi lebih efisien, terstandar, dan mendukung penelitian berskala internasional.
Salah satu poin utama yang disampaikan adalah pengembangan SimbioX, sebuah sistem informasi manajemen laboratorium yang dirancang untuk mendukung proses pengelolaan biobank secara lebih sederhana dan terintegrasi. Melalui pengembangan SimbioX 2.0, sistem ini diharapkan mampu menyederhanakan proses kerja, meningkatkan efisiensi, serta mengoptimalkan dukungan terhadap kegiatan riset, khususnya pada institusi dengan keterbatasan sumber daya.
Keikutsertaan dr. Lutfan dalam forum ini menunjukkan kontribusi aktif Universitas Gadjah Mada dalam pengembangan ekosistem biobank global. Selain memperkenalkan inovasi sistem informasi yang dikembangkan, partisipasi ini juga membuka peluang kolaborasi internasional dalam penerapan standar pengelolaan biospesimen yang berkualitas dan berkelanjutan.
Melalui forum ini, diharapkan pengembangan biobank di Indonesia semakin mampu beradaptasi dengan standar global dan memperkuat peran dalam mendukung riset biomedis yang berkualitas.






















