Capai SDM Berkemajuan, Tendik Biobank UGM Ikuti Pelatihan Dasar Laboran

FKKMK UGM. Pada tanggal 30 Januari – 3 Februari 2023, Direktorat Sumber Daya Manusia (DSDM) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Pelatihan bagi Laboran Tingkat Dasar yang diselenggarakan secara hybrid melalui Zoom, eLOK UGM dan luring. Peserta pelatihan merupakan tenaga laboran berjumlah 127 orang. Teknisi laboratorium unit Biobank FK-KMK menjadi salah satu peserta pada pelatihan tersebut.

Pelatihan dibuka secara daring melalui Zoom oleh Direktur Sumber Daya Manusia, Suadi, S.Pi., M.Agr.Sc., Ph.D. Kemudian dilanjutkan dengan materi Administrasi Laboratorium oleh Dr.rer.nat Nurul Hidayat Aprilita, S.Si., M.Si., lalu materi Etika Pelayanan Laboratorium yang disampaikan oleh Prof. Dr. Sismindari, S.U., Apt., dan diakhiri oleh Ma’un Budiyanto, S.T., M.T.dengan materi Keselamatan Kelistrikan.

Kemudian pada hari kedua, diawali materi Bahasa Inggris Umum oleh Vincentius Tangguh Atyanto Nugroho, S.Pd., M.Hum. dan Alfelia Nugky Permatasari, S.S., M.A. Peserta dibagi dalam kelompok kemudian mereka saling berinteraksi dalam Bahasa Inggris. Materi kedua pada hari kedua, adalah K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) oleh Dr. Deni Pranowo, S.Si.,M.Si. Dilanjutkan Materi R5 (Ringkas, Rapi, Resik, Rajin, Rawat) disampaikan oleh Ir. Rini Dharmastiti, M.Sc.,Ph.D. Sesi terakhir di hari kedua adalah materi mengenai Pembuatan Video untuk Mendukung Pembelajaran Laboran yang disampaikan oleh Mohamad Abdurrahman Agosto, ST yang menyampaikan tips dan praktik sederhana pembuatan video.

Hari selanjutnya, materi praktik mandiri Administrasi Laboratorium dan Etika Pelayanan Laboratorium di laboratorium masing-masing. Peserta mengerjakan tugas mandiri baik berupa makalah, penyusunan SOP, dan juga pembuatan video pembelajaran. Semua penugasan harus diselesaikan pada 2 hari tersebut dan diunggah ke dalam eLOK.

Pada hari terakhir pelatihan, disampaikan materi dan praktik K3 dan First Aid (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) oleh Dr. Deni Pranowo, S.Si.,M.Si beserta Tim Ukesma secara luring di Fakultas MIPA UGM. Kegiatan ditutup dengan posttest yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan pengisian kuesioner.

SDGs 4, dan 17

Selengkapnya klik disini

Biobank UGM Sukses Gelar Workshop Nasional Biobank VIII: Best Practice in Biobank

FKKMK UGM. Biobank UGM kembali menggelar Workshop Nasional Biobank ke-8 dengan topik utama “Best Practice in Biobank”. Workshop ini dilaksanakan selama 3 hari (27-29 November 2023) dan dihadiri 22 peserta dari berbagai institusi jejaring biobank, salah satunya BGSi dan BKPK Kemenkes RI.

Pemaparan Best Practices Sarana Prasarana Pengelolaan dan Penyimpanan Sampel Jangka Panjang oleh dr. Junaedy Yunus, M.Sc, Ph.D (27/11/23)

Pada hari pertama, workshop dilaksanakan di Auditorium Gedung Tahir Lt. 1 FK-KMK UGM dengan pemaparan materi mengenai Best practice sarana-prasarana pengolahan dan penyimpanan sampel dalam jangka panjang, dan universal precaution. Hari selanjutnya, para peserta mendapat pelatihan teknis, mulai dari pengambilan hingga penyimpanan sampel darah, pengisian logbook, dan pengisian sistem manajemen data (SIMBIOX). Pelatihan ini dilaksanakan di Laboratorium Biobank FK-KMK UGM. Hari terakhir digunakan untuk evaluasi praktik dan sharing. Kemudian, dilanjutkan pemaparan etik, informed consent, tata kelola dan proses bisnis biobank.

Peserta Workshop Praktek Pengolahan Sampel Darah (28/11/23)

Peserta Workshop Mendapat Pelatihan Pengisian Manajemen Data SIMBIOX oleh Efri Kurniawan, STr. AK (Teknisi Laboratorium Biobank UGM) (28/11/23)

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta. Workshop ini mendapat ulasan yang positif dari para peserta dan diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dengan topik yang kontinuitas.

Kata Kunci SDGs: SDGs 3, 4, 9, dan 17

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Tendik Biobank UGM Ikuti Pelatihan Penanganan Sampel Infeksius

FKKMK UGM. Dalam rangka untuk pengembangan diri tenaga pendidikan, tahun 2022 unit Biobank FK-KMK UGM bersama dengan Direktur Sumber Daya Manusia dan Akademik Rumah Sakit Akademik UGM Prof. Apt. Ika Puspita Sari, M.Si., Ph.D serta beberapa dokter spesialis melakukan studi banding ke laboratorium INA-RESPOND RSUD Tangerang mengenai penanganan sampel infeksius.

Tendik Biobank UGM Praktek Handling Spesimen di Laboratorium INA-RESPOND

Kegiatan studi banding dilaksanakan selama sehari, kemudian selama 2 hari selanjutnya 2 teknisi laboratorium melaksanakan pelatihan penanganan sampel infeksius. Kegiatan pelatihan berisi teori dan praktek mengenai cara pencegahan terjadinya infeksi dengan meningkatkan kewaspadaan isolasi dan keselamatan kerja (Universal Precaution) saat bekerja di Laboratorium infeksius. serta alur dan bahaya yang ditimbulkan ketika melakukan proses penanganan spesimen plasma, serum, buffycoat, whole blood, urine, feses, dahak, saliva, VTM, PBMC, dan microbank. Ada juga mengenai cara handling liquid nitrogen, pengepakan pengiriman spesimen infeksius menurut IATA, serta mengenai penanganan tumpahan infeksius dan penanganan tumpahan Bahan Berbahaya Beracun (B3).

Penyerahan Sertifikat Pelatihan oleh dr. Dewi Lokida, Sp.PK(K) Kepala Instalasi Laboratorium INA RESPOND RSUD Tangerang

Ketika proses pelatihan, banyak terjadi diskusi mengenai spesifikasi minimal untuk mendirikan laboratorium infeksius seperti terdapat beberapa lapis pintu dan ruangan untuk mencegah kontaminasi spesimen keluar dari laboratorium. Dinding dan lantai terbuat dari bahan yang mudah dibersihkan dan tidak menjadi media pertumbuhan jamur. Jalur pengelolaan limbah yang sesuai dengan bahan berbahaya beracun (B3). Penempatan tangki liquid nitrogen dengan exhaust. Ada beberapa perilaku yang harus dibiasakan ketika bekerja dengan sampel infeksius.

“Biasakanlah ketika di laboratorium untuk memisahkan area bersih dan kotor, dan bekerja dari area bersih menuju kotor” kata dr. Dewi Lokida, Sp.PK(K)

Pelatihan ini berjalan dengan lancar dan diharapkan dapat diaplikasikan di Biobank FK-KMK UGM.

Kata Kunci SDGs: SDGs 3, 4, dan 17

Biobank UGM Raih Juara 2 MOOC Pembelajaran Daring Biobank Era Pandemi

FKKMK UGM. Di negara maju, fasilitas biobank berbasis klinis maupun populasi sudah menjadi bagian integral pendukung penelitian dan layanan klinis, akan tetapi di negara berkembang seperti Indonesia, biobank merupakan hal baru. Meskipun sering beroperasi di latar belakang, biobank memainkan peranan penting dalam diagnosis dan pengembangan pengobatan berbagai penyakit. Saat ini kita menyaksikan upaya berbagai negara yang berlomba-lomba mengembangkan vaksin dan terapi lain untuk COVID-19. Pada saat pandemi, kegiatan pengumpulan sampel pasien, pemrosesan, dan analisis berada digaris depan.

Masalah ketersediaan biospesimen yang berkualitas telah lama menjadi faktor penting dalam penanganan penanggulangan penyakit tidak menular maupun penyakit menular yang baru muncul. COVID-19 menghadirkan beberapa permasalahan dalam kegiatan biobanking dunia. Cakupan pandemi yang luas dengan lebih dari empat juta kasus global pada pertengahan September 2021 memberikan kemungkinan bahwa Biobank akan menangani banyak sampel yang terlibat dalam pengembangan vaksin, alat diagnostik, maupun pengobatan.

Untuk dapat mengaplikasikan dan mengembangkan/menyesuaikan kerja biobank di era pandemi, biobank perlu terus berkembang terutama terkait tata kelola serta good practice untuk mempelajari manajemen sampel dan data yang sesuai. Melalui media MOOC (Massive Open Online Course) eLOK UGM, Biobank menghadirkan materi pembelajaran daring dengan tema “Biobank di Era Pandemi” dan berhasil menyabet juara 2 kategori pengembangan Hibah TI Kategori C pengembangan media ajar dengan menggandeng mitra dari luar negeri oleh FK-KMK UGM.

Pameran MOOC Biobank UGM di Selasar Tahir FK-KMK UGM (29/03/22)

 

Kata Kunci SDGs: 4 dan 9

Selamat! Dua Tendik Biobank UGM Terpilih Menjadi Tendik Berprestasi 2022

Dua orang tenaga kependidikan (tendik) Biobank atas nama Sunandar Hariyanto, S.T dan F. Linda Tri P, AMAK menjadi tendik yang mendapatkan penghargaan kategori Tenaga Kependidikan Berprestasi (Inspirasi) UGM 2022. Sunandar Hariyanto, S.T mendapatkan juara 1 pada kategori Pelaksana Inspiratif Bidang Teknologi Informasi, sementara F. Linda Tri P, AMAK mendapatkan juara 2 kategori Pelaksana Inspiratif Bidang Teknisi dan Petugas Lapangan.

 

Penganugerahan penghargaan diberikan dalam acara “Malam Anugerah Insan Berprestasi” Universitas Gadjah Mada Tahun 2022 yang digelar sebagai rangkaian peringatan Dies Natalis Universitas Gadjah Mada ke-73.
Selamat kepada Sunandar Hariyanto, S.T dan F. Linda Tri P, AMAK. Semoga prestasi yang diraih dapat memacu semangat untuk tetap berkinerja unggul, berkarya lebih baik, dan selalu berkontribusi positif bagi Universitas Gadjah Mada.

 

Kata Kunci SDGs: 4, dan 9

Kembali Menuai Prestasi, Tendik Biobank UGM Raih Juara dalam Event HRIE 2023

Health Research Innovation and Expo (HRIE) merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh FK-KMK UGM sejak tahun 2015. Kegiatan HRIE meliputi serangkaian kegiatan Kuliah Umum, Talkshow, Research Poster Presentation, dan Innovation Expo dalam rangka meningkatkan kapasitas penelitian melalui sinergi inovasi dan implementasi ide-ide penelitian pengembangan dan terapan serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi antara pihak peneliti, institusi, dan industri kesehatan di Indonesia. Pada HRIE 2023, salah satu rangkaian kegiatannya yaitu Workshop Media Ajar Road to HRIE 2023 bertema “Teknik Pembuatan Konten Edukasi Kesehatan Melalui Media Sosial & Pengajuan Hak Cipta Karya Video” diberikan tugas untuk membuat video yang akan dilombakan dan diumumkan pada acara puncak HRIE 2023.

Foto Tendik Biobank FK-KMK UGM F. Linda Tri P, AMAK (kanan) dan Efri Kurniawan, AMAK (kiri) setelah penerimaan sertifikat didepan Booth Biobank pada HRIE 2023

Tenaga pendidik (tendik) Biobank FK-KMK UGM yaitu F. Linda Tri P., AMAK dan Efri Kurniawan, AMAK ikut mengikuti acara tersebut. Melalui konten video edukasi berjudul Isolasi Plasma dan Buffycoat, tendik Biobank berhasil meraih juara 2 untuk kategori workshop video ajar yang diumumkan pada acara puncak HRIE 2023 tanggal 22 September 2023 di Grha Saba Pramana.

Linda Tri P, AMAK adalah Tendik UGM yang bertugas sebagai teknisi laboratorium sejak tahun 2015. F. Linda Tri P, AMAK juga memegang tugas dibagian administrasi umum dan keuangan Biobank FK-KMK UGM. Sedangkan Efri Kurniawan, AMAK adalah tendik UGM yang bertugas sebagai teknisi laboratorium dan data maneger sejak tahun 2019 yang bertanggung jawab pada sampel dan data pada sistem informasi Biobank (SIMBIOX).

Tendik Biobank FK-KMK UGM memilih untuk membuat video edukasi dengan berjudul Isolasi Plasma dan Buffycoat karena setelah beberapa workshop biobank yang sudah diadakan pasti ada pertanyaan terkait cara isolasi plasma dan buffycoat. Setelah menentukan tema, mereka mulai membuat storyline dan menyampaikan kepada atasan untuk memeriksa storyline tersebut. Pada proses produksi video, F. Linda Tri P., AMAK menjadi talent dan mengisi voiceover sedangkan Efri Kurniawan, AMAK menjadi videographer dan editor video. Video edukasi tersebut kemudian diunggah pada kanal Youtube Biobank FK-KMK UGM.

FK-KMK UGM berkomitmen untuk mewujudkan tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau SDG’s (Sustainable Development Goals), yang tertuang di dalam tujuan nomor 4 yaitu kualitas pembelajaran. Tendik Biobank FK-KMK UGM berusaha mempelajari ilmu baru diluar tugas sebagai teknisi laboratorium untuk meningkatkan kapasitas tendik.

Sumber : Leres FK-KMK UGM

Kata Kunci SDGs: SDGs 9

Dukung Kemenkes RI dalam Penyelenggaraan BGSi, Biobank FK-KMK UGM Memberikan Pelatihan Platform Digital SimbioX 2.0

FKKMK UGM. Biobank Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) UGM bekerjasama dengan Pusat Data dan Teknologi Informasi dan Digital Transformation Office (Pusdatin-DTO) dalam penyelenggaraan Biobank Biomedical and Genome Science Initiative (BGSi). Kedua tim telah melakukan penyesuaian dan pengembangan sistem aplikasi Biobank SimbioX 1.0 milik FK-KMK UGM menjadi sistem aplikasi SimbioX 2.0 yang multi-tenancy sesuai dengan proses bisnis Biobank BGSi.

Tim Biobank FK-KMK UGM hadir dalam finalisasi penyusunan Pedoman Tata Laksana Penyelenggaraan BGSi yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI bersama Pusdatin DTO pada Hari Kamis-Jum’at, 9-10 Februari 2023 di Jakarta. Pada pertemuan tersebut, Biobank FK-KMK UGM menjadi pembicara dan memberikan pelatihan platform SimbioX 2.0.

Pemaparan Teknis oleh Efri Kurniawan, S.Tr. AK, Pelaksana Teknis SimbioX 2.0 dan Data Manager Biobank FK-KMK UGM

 

“SimbioX 2.0 dikembangkan dan dirancang untuk pencatatan serta pertukaran data dan informasi sampel pada Biobank Hub  serta biobank pusat (BGSi) untuk menjamin keterlacakan sampel,” kata Pelaksana Teknis SimbioX 2.0 sekaligus Data Manager Biobank FK-KMK UGM, Efri Kurniawan.

Adanya digitalisasi dan integrasi data genome diharapkan dapat mempercepat hadirnya layanan pengobatan presisi pada tujuh penyakit prioritas BGSi. Dengan layanan tersebut, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mencegah risiko penyakit, pengobatan sejak dini dan menurunkan prevalensi penyakit di Indonesia.

 

Kata kunci SDGs: 3, 9, dan 17

 

——

Sumber: https://dto.kemkes.go.id/blog/siap-hadirkan-layanan-pengobatan-presisi-kemenkes-susun-pedoman-tata-laksana-penyelenggaraan-bgsi

 

Biobank FKKMK UGM mendunia

FKKMK UGM. BCNet adalah Biobank negara-negara dengan kategori pendapatan rendah hingga menengah dan jaringan penelitian kohort yang berdiri pada tahun 2013 untuk menyediakan platform guna berkolaborasi antar sesama anggota, patner, IARC dan komunitas international. BCNet bertujuan untuk mendukung proses-proses biobank dan aktifitas penelitian kohort serta mengembangkan infrasturktur yang bekelanjutan guna manajeman kualitas sampel biologi serta data penelitian yang baik, dengan menggunakan peraturan dan pedoman yang baik pula.

Tercatat sejak tahun 2015 Biobank FKKMK UGM menjadi anggota BCNet. Dengan hal yang demikian, segala kegiatan yang dilakukan baik BCNet maupun Biobank FKKMK UGM selalu ter-update. Seperti halnya acara Health Research Expo (HRE), Selasa (20/8) yang diselengarakan oleh FKKMK UGM dengan salah satu agendanya ialah Peresmian Biobank FKKMK UGM, BCNet juga mempublish hal yang serupa (re: Peresmian Biobank FKKMK UGM) dalam buletin periodik mereka (re: BCNetter Issue No. 10, Oktober 2019). Cek Buletin : BCNetter3-2019

Peresmian Biobank FK-KMK UGM untuk Riset Kesehatan

FK-KMK UGM. Bertepatan dengan acara Health Research Expo (HRE), Selasa (20/8) Wakil Dekan Penelitian dan Pengembangan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, dr. Yodi Mahendradhata, MSc., PhD., meresmikan Biobank.

Sarana dan prasarana Biobank FK-KMK UGM yang diresmikan terdiri dari ruang penyimpanan (unit pengolah sampel cairan tubuh serta sistem pembeku freezer -80C dan tangki nitrogen cair) serta ruang staf/ruang pertemuan berlokasi di Gedung Radiopoetro lantai 1 sayap bagian barat.

Biobank FK-KMK UGM diinisiasi pada tahun 2015, terdiri atas tim pengembang beranggotakan 5 orang. Pemodelan dan riset berkait Biobank dilakukan selama 3 tahun. Sejak 2018 layanan terbatas penyimpanan biosampel dan data paralelnya telah dimulai. Saat ini tim pengembang biobank yang beranggotakan 6 orang tetap bekerja mengembangkan sistem, sementara layanan harian dilakukan oleh 2 teknisi dan 1 manajer data.

Biobank diharapkan menjadi bagian fasilitas riset bersama yang memungkinkan kerjasama lintas disiplin, sebagai infrastruktur penghasil data. Untuk menjawab tantangan tersebut, pengembangan biobank berbasis rumah sakit dalam kerangka Academic Health System (AHS) dan Biobank kohort bersama HDSS Sleman sangat diperlukan. (Linda/Kontributor)

Workshop Bank Jaringan

Biobank FK UGM memiliki misi untuk mendukung penelitian yang berkelanjutan dengan menyediakan layanan yang memastikan data dan penyimpanan biosample yang berkualitas. Tidak ada peraturan khusus mengenai operasinal biobank sebagai unit pendukung untuk penelitian. Peraturan yang ada mengenai Biobank Untuk Layanan Klinis (Undang-Undang Kesehatan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2013 tentang Pengumpulan Jaringan dan Sel Punca untuk Layanan Klinis; Peraturan untuk Kesehatan: Biobank untuk Sel Punca dan Darah Tali Pusat)

Sistem biobank membutuhkan fasilitas fisik, sumber daya manusia,  dan sistem (SOP).

Fasilitas fisik yang diperlukan adalah laboratorium pengolahan , freezer -80C, freezer -20C, tangki nitrogen cair, generator, alat isolasi analit (serum, plasma, buffycoat, DNA, RNA), komputer, server, dan basis data. Sumber daya manusia membutuhkan pelatihan untuk manajer laboratorium, teknisi, administrator data.

Ada 2 komponen utama biobank; yaitu sampel dan data biologis. Dan ada satu komponen kunci dari biobank yang membedakannya dari penyimpanan sampel biasa, yang merupakan pertanyaan penelitian yang tidak didefinisikan. Pertanyaan penelitian belum diketahui pada saat kami mengumpulkan sampel. Sumber-sumber tipikal sampel biasanya berasal dari bahan bedah, biopsi, sel dari cairan tubuh, dan post mortem.
Kita tidak bisa hanya mengambil sampel dari operasi rutin untuk disimpan untuk tujuan penelitian karena tidak ada persetujuan mengenai masalah ini. Ini juga berlaku untuk bahan sisa dari biopsi penelitian. Berbagi materi dengan anggota keluarga dengan risiko yang meningkat memiliki gangguan genetik juga tidak diperbolehkan karena ada hubungannya dengan kerahasiaan pasien yang benar dan ada kemungkinan bahwa keluarga juga tidak ingin mengetahuinya. Di Groningen persetujuannya bersifat umum dan formulir persetujuan disetujui oleh semua departemen di rumah sakit. Ketika seseorang datang ke rumah sakit sebagai pasien, dia akan mendapatkan informed consent di awal tentang penelitian dan / atau menjadi peserta penelitian dan / atau apakah spesimen yang diperoleh darinya diperbolehkan disimpan untuk jangka panjang.
Ada 2 jenis informed consent yang diperlukan untuk penelitian yang bersifat de novo dan penggunaan lebih lanjut. De novo adalah informed consent tertulis eksplisit yang membatasi penelitian pada persetujuan dan protokol. Sementara izin penggunaan lebih lanjut digunakan untuk bahan yang sudah dikumpulkan atau bahan sisa, itu dapat digunakan untuk penelitian masa depan yang harus bermanfaat bagi perawatan pasien. Penggunaan lebih lanjut opps menurun karena tujuan utamanya adalah perawatan dan volume bahan yang diperoleh terbatas. Dan seiring berjalannya waktu dengan kompleksitas dengan analisis genetika meningkat, oleh karena itu adalah umum untuk menemukan temuan yang tidak terduga. Kami harus berhati-hati untuk berbagi temuan dengan pasien dan kami perlu berkolaborasi dengan dokter.
Saat ini UMCG berinvestasi dalam patologi digital. Hal ini pada dasarnya dilakukan dengan memindai slide patologi ke gambar digital dan menyimpannya di fasilitas penyimpanan data. Dengan begitu kita dapat menjaga kualitas gambar dan tidak akan ada lagi perubahan warna pada pewarnaan. Tetapi patologi digital membutuhkan banyak penyimpanan karena datanya besar. Ada beberapa kondisi penyimpanan berbeda untuk patologi digital berdasarkan kecepatan pemrosesan. Yang lambat adalah penyimpanan yang murah tetapi tidak mungkin digunakan karena responsnya lambat (2-5 menit). Medium penyimpanannya relatif murah dan cukup responsif. Ultracepat dari slide segar adalah penyimpanan yang mahal, dapat ditanggapi secara langsung dan kami tidak perlu menunggu untuk mendapatkan hasilnya. Patologi digital dapat diakses dengan streaming (online). Dengan patologi digital ada banyak peluang yang diciptakan, seperti kesempatan mengajar, kemungkinan penggunaan sekunder. Ini memungkinkan lebih mudah berbagi slide untuk klinik lain, dan juga dorongan data besar untuk seluruh UMC.
Di Belanda ada jaringan bernama PALGA, yang merupakan jaringan nasional dan registri histo & cytopathology. Ditemukan pada tahun 1971. Tujuannya adalah untuk mempromosikan komunikasi, penyediaan informasi di dalam dan di antara laboratorium patologi, dan membuat pengetahuan yang dihasilkan tersedia untuk perawatan kesehatan. PALGA adalah jaringan perawatan tetapi dapat diintegrasikan ke penelitian dengan menyediakan layanan terintegrasi yang sangat baik. Sebagian besar penelitian multisenter di Belanda berjalan melalui PALGA, dan Patologi UMCG menjalankan banyak proyek dengan PALGA.
Dapat disimpulkan bahwa departemen patologi harus dilibatkan dalam banyak penelitian. Patologi digital adalah investasi yang cukup tinggi untuk masa depan tetapi untuk saat ini masih dalam pembangunan. Dan kita perlu mengingat bahwa analisis pencitraan tidak mendekati penggantian ahli patologi. Tetapi di masa depan, dengan semua perkembangan teknologi, segala sesuatu mungkin terjadi. Dan yang tak kalah pentingnya, kita perlu melakukan penelitian kolaboratif karena dapat mengarah pada kesuksesan