Posts

RSPON dan Biobank FK-KMK UGM Sepakati Kerja Sama Penggunaan SIMBIOX

Sebagai tindak lanjut dari surat permohonan penggunaan SIMBIOX yang diajukan Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta pada 28 Agustus 2025, Biobank FK-KMK UGM dan RSPON mengadakan pertemuan daring melalui Zoom pada 24 September 2025.

Dalam kesempatan ini, pihak RSPON memaparkan alasan kebutuhan terhadap platform SIMBIOX, sebuah Laboratory Information Management System (LIMS) yang dikembangkan oleh Biobank FK-KMK UGM. RSPON menekankan pentingnya SIMBIOX dalam mendukung pengelolaan spesimen dan data biologi secara terintegrasi, aman, dan efisien, serta sebagai sarana memperkuat kolaborasi riset biomedis lintas institusi.

Tim Biobank FK-KMK UGM kemudian menjelaskan alur kerja SIMBIOX, mulai dari sistem pengkodean biosampel, keamanan data, hingga kemudahan integrasi dengan penelitian klinis. Diskusi berlangsung interaktif, dengan tanya jawab mengenai aspek teknis, prosedural, dan peluang pengembangan kerja sama lebih lanjut.

Pertemuan ditutup dengan kesepakatan kedua belah pihak untuk menjalin kolaborasi melalui pemanfaatan SIMBIOX di lingkungan RSPON. Kesepakatan ini diharapkan memperkuat ekosistem biobank nasional sekaligus meningkatkan kualitas penelitian dan pelayanan kesehatan berbasis data biomedis.

Kerja sama ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain:

  • SDG 3 (Good Health and Well-Being): meningkatkan kualitas penelitian kesehatan dan pengembangan terapi berbasis data biomedis.

  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): memperkuat infrastruktur riset melalui penerapan teknologi inovatif di bidang biobank.

  • SDG 17 (Partnerships for the Goals): membangun kemitraan strategis antara institusi akademik dan rumah sakit dalam penelitian kesehatan.

Dengan adanya kerja sama ini, SIMBIOX diharapkan dapat menjadi model pengelolaan biobank modern yang dapat direplikasi di berbagai institusi kesehatan di Indonesia, serta turut mendorong tercapainya target SDGs melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor.

Kontributor: F. Linda

Biobank FK-KMK UGM Ikut Serta dalam Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Penulisan Artikel dan Refreshing Tim SDGs Warrior 2025

Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan AI dalam Penulisan Artikel dan Refreshing Tim SDGs Warrior pada Rabu, 3 September 2025 di KPTU FK-KMK UGM. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua sesi, yakni sesi pagi (08.30–12.30) dan sesi siang (12.30–16.30).

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sivitas akademika dalam menulis artikel kegiatan, khususnya yang mencerminkan kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas staf dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna mendukung proses penulisan, memperbarui data di laman unit, serta menyegarkan pemahaman tentang alur tagging dan pengiriman berita ke sistem fakultas.

Dalam pelatihan ini, Biobank FK-KMK UGM turut berpartisipasi dengan mengirimkan dua perwakilan pada sesi kedua, yaitu satu orang dari kontributor SDGs dan satu orang dari tim admin web biobank. Kehadiran perwakilan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas Biobank dalam mendokumentasikan aktivitas, mempublikasikan pencapaian, serta mendukung peningkatan kontribusi fakultas terhadap indikator SDGs, seperti SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan SDG 17 (Partnerships for the Goals).

Materi utama pelatihan mencakup pemanfaatan AI untuk penulisan artikel, penjelasan pemutakhiran data link web unit/departemen, serta praktik langsung unggah berita dengan tata cara tagging yang sesuai. Di akhir sesi, peserta juga mengikuti evaluasi pelatihan serta pengumuman pemenang praktik terbaik.

Partisipasi Biobank FK-KMK UGM dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk terus mendukung upaya fakultas dalam percepatan publikasi, khususnya terkait pencapaian SDGs. Dengan adanya penguatan kapasitas di bidang penulisan dan pengelolaan publikasi digital, diharapkan setiap aktivitas Biobank dapat lebih terdokumentasi dengan baik, menguatkan peran FK-KMK dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi sivitas akademika maupun masyarakat.

Kontributor: F. Linda

UGM dan THSTI India Bahas Kolaborasi Pelatihan Biobank dalam Pertemuan Virtual

UGM dan THSTI India Bahas Kolaborasi Pelatihan Biobank dalam Pertemuan Virtual

Yogyakarta, 16 Juni 2025 — Sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan tata kelola biobank di Indonesia, Biobank FK-KMK UGM bersama Clinical Research Unit RSA UGM menyelenggarakan pertemuan virtual dengan Translational Health Science and Technology Institute (THSTI), India. Pertemuan ini bertujuan memperkenalkan sistem biobank dan laboratorium riset klinik UGM, sekaligus menjajaki peluang kolaborasi pelatihan antarnegara.

Dalam forum diskusi, tim UGM menegaskan komitmen terhadap penguatan sistem kerja biobank yang terstruktur, terdokumentasi, dan berbasis praktik terbaik global, termasuk peningkatan mutu Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC) pada setiap proses pengelolaan biosampel. Peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan terstandar menjadi prioritas penting dalam menjamin integritas biospesimen dan keandalan data riset.

Menanggapi paparan tersebut, tim THSTI menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif UGM. Kedua institusi sepakat menyusun program pelatihan intensif berdurasi empat hari untuk empat personel UGM, yang akan meliputi tiga modul utama:

  1. Tata kelola biobank, etika, dan aspek administratif, sesuai standar internasional ISO 20387.

  2. Penerapan QA/QC untuk menjamin integritas biosampel dan data.

  3. Penggunaan sistem digital manajemen sampel dan data, mencakup integrasi LIMS (Laboratory Information Management System) dan ELN (Electronic Lab Notebook).

Kerja sama ini merupakan langkah awal menuju kemitraan strategis jangka panjang antara UGM dan THSTI, dengan harapan besar untuk memperkuat infrastruktur biobank nasional, memperluas jaringan riset global, serta mendorong harmonisasi sistem pengelolaan biosampel di kawasan Asia.

Inisiatif ini juga selaras dengan beberapa poin Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penguatan sistem pendukung riset kesehatan yang berbasis biosampel berkualitas.

  • SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, dengan peningkatan kapasitas tenaga laboratorium melalui pelatihan internasional.

  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan integrasi teknologi informasi laboratorium canggih.

  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi global antarlembaga pendidikan dan riset.

Dengan kolaborasi ini, FK-KMK UGM berharap dapat mempercepat transformasi mutu laboratorium dan biobank, serta menjadi pusat unggulan biobank akademik yang mendorong inovasi riset kesehatan berstandar global.

Kontributor: F. Linda Tri P

Capaian Membanggakan: Pengelola Biobank UGM Torehkan Prestasi di Kancah Dunia

Ajang International Society for Biological and Environmental Repositories (ISBER) Annual Meeting & Exhibits 2025 yang mengusung tema “Northern Lights: Impact of the Global Biobanking Spectrum” telah sukses diselenggarakan pada 12–16 Mei 2025 di Montréal, Kanada. Pertemuan bergengsi ini mempertemukan para praktisi, peneliti, dan pengelola biobank dari enam benua, dalam upaya membahas peran strategis biobank dalam ilmu kesehatan, lingkungan, dan keberlanjutan global.

Dalam forum ilmiah internasional tersebut, Ketua Tim Pengelola Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), Dr. Jajah Fachiroh, S.P., M.Si., Ph.D., hadir mewakili Indonesia dan berhasil meraih penghargaan bergengsi ISBER Outstanding Achievement in Biobanking Award 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi dan kontribusi luar biasa beliau dalam pengembangan biobank, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.

Capaian tersebut tidak hanya memperkuat posisi FK-KMK UGM dalam peta ilmiah global, tetapi juga mencerminkan peran aktif Indonesia dalam mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penyediaan fasilitas biobank yang mendukung riset kesehatan berbasis bukti.

  • SDG 9 – Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, dengan penguatan infrastruktur biobank sebagai bagian dari ekosistem riset nasional dan regional.

  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi internasional yang dijalin bersama berbagai institusi global dalam pengelolaan data dan sampel biologis secara berkelanjutan dan etis.

Pengakuan ini merupakan bukti nyata capaian akademik dan profesional Dr. Jajah Fachiroh yang memberikan dampak luas terhadap pengembangan kapasitas sumber daya manusia, inovasi dalam manajemen biosampel, serta tata kelola biobank yang beretika dan berstandar internasional.

Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi para peneliti dan pengelola biobank di Indonesia untuk terus berinovasi dan memperluas jejaring kolaboratif global, sejalan dengan upaya pencapaian pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan dan ilmu hayati.

Kontributor: F. Linda Tri P

Siap diadaptasi, Biobank FK-KMK dan RSA UGM Diseminasikan Hasil Riset MBRIO

FK-KMK UGM. Biobank FK-KMK UGM telah menyelesaikan penelitian yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan judul “Pemodelan Sistem dan Kerangka Kebijakan Biobank untuk Riset Kesehatan di Indonesia” pada tahun 2023. Bersama dengan mitra, RS Akademi UGM, tim Medical Biobank for Health Research in Indonesia (MBRIO) melakukan workshop diseminasi hasil riset di Hotel Swisbel-boutique, Yogyakarta (26/01).Workshop dihadiri oleh jejaring biobank dan RS Akademik UGM, seperti RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, RSPAU Hardolukito, RSUP Dr. Sardjito, dan rumah sakit lainnya yang sedang dan akan mendirikan biobank.

Peserta Workshop Dimenisasi Riset MBRIO

Workshop diawali dengan sambutan oleh dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D. selaku Dekan FK-KMK UGM. Dilanjutkan dengan pemaparan hasil riset tiap lini oleh tim peneliti. Workshop ini turut menghadirkan narasumber ahli yang memberikan kritik dan saran terhadap riset yang dilakukan, yaitu dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS (Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia), Dr. dr. Ade Firmansyah Sugiharto, Sp.F.M., Subsp.F.K(K) (Ahli Bioetik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia), Dr. Dian K Nurputra, M.Sc, Ph.D, SpA (Peneliti Biosampel), dan Tyas Ikhsan Hikmawan, Ph.D (Head Of Tribe Biotechnology Digital Transformation Office Kemenkes).

 

“Biobank merupakan struktur baru, sehingga penyelenggaraan di rumah sakit perlu memperhatikan fungsi utama rumah sakit. Pendirian biobank melibatkan keuangan, pelayanan, data dan berbagi sampel (etik) yang bisa beroperasi dengan baik.” tutur dr. Bambang Wibowo, Sp.OG(K), MARS, Selasa (26/01).

 

“Ethical concern terkait biobank: informed consent, kepemilikan sampel, privacy & kerahasiaan, return of results, kepercayaan publik, komersialisasi. Penggunaannya disesuaikan dengan tata kelola dan business process biobank.” kata Dr. dr. Ade Firmansyah Sugiharto, Sp.F.M., Subsp.F.K(K) (FK UI), Selasa (26/01).

 

“Relevansi sampel harus tepat tujuan, kuantitas-kualitas dan berjangka panjang. Hal tersebut harus tercermin dalam Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA) biobank. Advokasi dan komunikasi dengan penyedia sampel dan data (tenaga kesehatan) dan pengguna (peneliti) harus selalu dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan terhadap biobank.” kata Dr. Dian K Nurputra, M.Sc, Ph.D, SpA, Selasa (26/01).

 

“SIMBIOX didesain untuk mampu melayani berbagai stakeholders yang akan menggunakan koleksi biobank. Tidak ada masalah dari sisi teknologi, akan tetapi regulasi lokal dan nasional yang harus dipatuhi.” kata Tyas Ikhsan Hikmawan, Ph.D, Selasa (26/01).

 

Hasil diseminasi memberikan rasa optimis terhadap peneliti bahwa konsep pemodelan yang dilakukan dapat diadaptasi dan diterapkan oleh rumah sakit seluruh Indonesia.

Kata Kunci SDGs: SDGs 3, 9, dan 17


Luaran: Buku Petunjuk Teknis Pemodelan Biobank Berbasis Rumah Sakit

Biobank FK-KMK UGM Bergabung dalam Inisiatif 10×10 Network yang Dipimpin Universitas Colorado

Zoom Meeting Biobank FK-KMK UGM dengan 10×10 Colorado

Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) baru saja terlibat dalam kegiatan global penting yang dinamakan 10×10 Network, sebuah inisiatif yang dikoordinasikan oleh Universitas Colorado, Amerika Serikat. Keterlibatan Biobank FK-KMK UGM dalam proyek ini bertujuan untuk memajukan harmonisasi data dan spesimen, terutama dalam konteks kesiapsiagaan terhadap pandemi yang mungkin terjadi di masa depan.

Proyek 10×10 Network ini memiliki fokus utama pada biobank yang mengkhususkan diri pada penyimpanan dan pengelolaan spesimen terkait infeksi. Dengan adanya harmonisasi ini, biobank dari berbagai negara akan siap untuk saling bertukar spesimen dan data ketika dibutuhkan, khususnya jika terjadi pandemi yang memerlukan respon cepat dan terkoordinasi.

Pendekatan yang digunakan dalam proyek ini tergolong unik. Sepuluh biobank dari berbagai negara, termasuk Biobank FK-KMK UGM, diikutsertakan dalam inisiatif ini untuk menjadi percontohan. Selama tiga tahun ke depan, setiap biobank akan berkesempatan untuk menukarkan hingga 10 spesimen beserta data terkait dengan biobank lainnya dalam jaringan ini. Pertukaran ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap biobank memiliki akses terhadap spesimen yang relevan dan berkualitas tinggi, yang akan sangat penting dalam upaya penelitian dan pengembangan respons kesehatan global.

Selain pertukaran spesimen, kajian dalam proyek ini juga akan mencakup tiga aspek penting, yaitu tata kelola (governance), regulasi (regulation), dan jaminan kualitas teknis (technical-QA). Dengan adanya kajian ini, diharapkan tercipta standar global yang dapat diikuti oleh biobank lain di seluruh dunia, sehingga pertukaran spesimen dan data dapat dilakukan dengan aman, efisien, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Partisipasi Biobank FK-KMK UGM dalam 10×10 Network ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerjasama internasional di bidang kesehatan, serta kesiapan negara ini untuk menjadi bagian dari solusi global dalam menghadapi ancaman kesehatan di masa depan.

Kata Kunci SDGs:
SDGs point 3, 4, 9, dan 17

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari

UGM Perkuat Inovasi Pendidikan dengan Gelar Bimtek dan Klinik MOOC untuk Perluas Akses Pembelajaran Online

Perkembangan teknologi dalam internet dan komunikasi telah mengakselerasi akses dan minat masyarakat terhadap pembelajaran online. MOOC merupakan pembelajaran daring penuh yang menawarkan akses terbuka melalui jaringan internet dengan kapasitas peserta yang sangat banyak (massive) dan mempunyai peluang cakupan yang sangat luas baik nasional maupun internasional (DKIA, 2024). Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan inovatif dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan MOOC (Massive Open Online Course), Modular Course dan Credit Learning dalam Platform UGM Online. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Kajian dan Inovasi Akademik UGM sebagai bagian dari upaya untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Bimbingan teknis berlangsung pada Jumat, 3 Mei 2024 bertempat di Ruang Multimedia 1 Gedung Pusat UGM dan dihadiri oleh penerima insentif modular course dan calon penerima insentif MOOC, yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari tim dosen dari berbagai fakultas di UGM. Selama kegiatan berlangsung, para peserta diperkenalkan dengan konsep MOOC dan diberikan pelatihan tentang penggunaan platform UGM Online sebagai sarana untuk menyelenggarakan kursus online yang berkualitas yang dapat diakses oleh masyarakat luas sebagai bagian dari diseminasi ilmu pengetahuan.

Setelah kegiatan bimbingan teknis, pada Selasa, 21 Mei 2024 bertempat di Academic Production House, penerima insentif modular course dan calon penerima insentif MOOC mengikuti kegiatan Klinik MOOC. Biobank FK-KMK sebagai salah satu penerima insentif pengembangan MOOC mengirimkan dua (2) perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan Klinik MOOC diisi materi yang meliputi manajeman alur produksi, teknis audio, cinematography, dan ditutup dengan praktikum produksi konten audio visual.

Dengan adanya Bimtek dan Klinik MOOC ini, UGM berharap dapat memperluas jangkauan pendidikan dan memberikan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Inisiatif ini juga sejalan dengan visi UGM untuk menjadi universitas kelas dunia yang unggul dalam pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui platform UGM Online, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. Dengan demikian, UGM terus berperan aktif dalam memajukan pendidikan di Indonesia melalui inovasi dan teknologi.

 

Kata kunci SDGs: SDGs 4 dan 9

Kontributor: F. Linda Tri P

Biobank UGM Sukses Gelar Workshop Nasional Biobank VIII: Best Practice in Biobank

FKKMK UGM. Biobank UGM kembali menggelar Workshop Nasional Biobank ke-8 dengan topik utama “Best Practice in Biobank”. Workshop ini dilaksanakan selama 3 hari (27-29 November 2023) dan dihadiri 22 peserta dari berbagai institusi jejaring biobank, salah satunya BGSi dan BKPK Kemenkes RI.

Pemaparan Best Practices Sarana Prasarana Pengelolaan dan Penyimpanan Sampel Jangka Panjang oleh dr. Junaedy Yunus, M.Sc, Ph.D (27/11/23)

Pada hari pertama, workshop dilaksanakan di Auditorium Gedung Tahir Lt. 1 FK-KMK UGM dengan pemaparan materi mengenai Best practice sarana-prasarana pengolahan dan penyimpanan sampel dalam jangka panjang, dan universal precaution. Hari selanjutnya, para peserta mendapat pelatihan teknis, mulai dari pengambilan hingga penyimpanan sampel darah, pengisian logbook, dan pengisian sistem manajemen data (SIMBIOX). Pelatihan ini dilaksanakan di Laboratorium Biobank FK-KMK UGM. Hari terakhir digunakan untuk evaluasi praktik dan sharing. Kemudian, dilanjutkan pemaparan etik, informed consent, tata kelola dan proses bisnis biobank.

Peserta Workshop Praktek Pengolahan Sampel Darah (28/11/23)

Peserta Workshop Mendapat Pelatihan Pengisian Manajemen Data SIMBIOX oleh Efri Kurniawan, STr. AK (Teknisi Laboratorium Biobank UGM) (28/11/23)

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada para peserta. Workshop ini mendapat ulasan yang positif dari para peserta dan diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin dengan topik yang kontinuitas.

Kata Kunci SDGs: SDGs 3, 4, 9, dan 17

Biobank UGM Raih Juara 2 MOOC Pembelajaran Daring Biobank Era Pandemi

FKKMK UGM. Di negara maju, fasilitas biobank berbasis klinis maupun populasi sudah menjadi bagian integral pendukung penelitian dan layanan klinis, akan tetapi di negara berkembang seperti Indonesia, biobank merupakan hal baru. Meskipun sering beroperasi di latar belakang, biobank memainkan peranan penting dalam diagnosis dan pengembangan pengobatan berbagai penyakit. Saat ini kita menyaksikan upaya berbagai negara yang berlomba-lomba mengembangkan vaksin dan terapi lain untuk COVID-19. Pada saat pandemi, kegiatan pengumpulan sampel pasien, pemrosesan, dan analisis berada digaris depan.

Masalah ketersediaan biospesimen yang berkualitas telah lama menjadi faktor penting dalam penanganan penanggulangan penyakit tidak menular maupun penyakit menular yang baru muncul. COVID-19 menghadirkan beberapa permasalahan dalam kegiatan biobanking dunia. Cakupan pandemi yang luas dengan lebih dari empat juta kasus global pada pertengahan September 2021 memberikan kemungkinan bahwa Biobank akan menangani banyak sampel yang terlibat dalam pengembangan vaksin, alat diagnostik, maupun pengobatan.

Untuk dapat mengaplikasikan dan mengembangkan/menyesuaikan kerja biobank di era pandemi, biobank perlu terus berkembang terutama terkait tata kelola serta good practice untuk mempelajari manajemen sampel dan data yang sesuai. Melalui media MOOC (Massive Open Online Course) eLOK UGM, Biobank menghadirkan materi pembelajaran daring dengan tema “Biobank di Era Pandemi” dan berhasil menyabet juara 2 kategori pengembangan Hibah TI Kategori C pengembangan media ajar dengan menggandeng mitra dari luar negeri oleh FK-KMK UGM.

Pameran MOOC Biobank UGM di Selasar Tahir FK-KMK UGM (29/03/22)

 

Kata Kunci SDGs: 4 dan 9

Selamat! Dua Tendik Biobank UGM Terpilih Menjadi Tendik Berprestasi 2022

Dua orang tenaga kependidikan (tendik) Biobank atas nama Sunandar Hariyanto, S.T dan F. Linda Tri P, AMAK menjadi tendik yang mendapatkan penghargaan kategori Tenaga Kependidikan Berprestasi (Inspirasi) UGM 2022. Sunandar Hariyanto, S.T mendapatkan juara 1 pada kategori Pelaksana Inspiratif Bidang Teknologi Informasi, sementara F. Linda Tri P, AMAK mendapatkan juara 2 kategori Pelaksana Inspiratif Bidang Teknisi dan Petugas Lapangan.

 

Penganugerahan penghargaan diberikan dalam acara “Malam Anugerah Insan Berprestasi” Universitas Gadjah Mada Tahun 2022 yang digelar sebagai rangkaian peringatan Dies Natalis Universitas Gadjah Mada ke-73.
Selamat kepada Sunandar Hariyanto, S.T dan F. Linda Tri P, AMAK. Semoga prestasi yang diraih dapat memacu semangat untuk tetap berkinerja unggul, berkarya lebih baik, dan selalu berkontribusi positif bagi Universitas Gadjah Mada.

 

Kata Kunci SDGs: 4, dan 9