Yogyakarta, 1 Oktober 2026
Sebagai bagian dari rangkaian pelatihan Good Clinical Laboratory Practice (GCLP), peserta pelatihan melaksanakan kunjungan laboratorium ke Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung pukul 12.30–14.30 WIB ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis mengenai pengelolaan biospesimen dan penerapan praktik laboratorium yang baik dalam mendukung penelitian kesehatan.
Kegiatan ini difasilitasi oleh tim GCLP Prof. dr. E. Elsa Herdiana Murhandarwati, M.Kes, Ph.D, dan disambut oleh teknisi laboratorium serta data manager Biobank FK-KMK UGM. Dalam sesi pengenalan, peserta memperoleh penjelasan mengenai peran dan fungsi Biobank dalam mendukung penelitian kesehatan, alur layanan Biobank, serta standar operasional prosedur (SOP) yang menjadi acuan dalam pengelolaan biospesimen.
Selanjutnya, peserta mengikuti kunjungan singkat ke laboratorium manajemen sampel untuk melihat secara langsung proses pengelolaan dan penyimpanan biospesimen, khususnya aspek keterlacakan sampel. Keterlacakan merupakan bagian penting dalam pengelolaan biospesimen untuk memastikan sampel dapat diidentifikasi dan ditelusuri sesuai dengan sistem pencatatan dan prosedur yang berlaku.
Selain pengenalan fasilitas dan alur layanan, peserta juga mendapatkan materi mengenai SIMBIOX, yaitu sistem informasi yang digunakan untuk mendukung pengelolaan data dan sampel Biobank. Pengenalan ini memberikan gambaran mengenai peran sistem informasi dalam membantu pencatatan, penelusuran, dan pengelolaan biospesimen secara terstruktur.
Melalui kegiatan visitasi ini, peserta pelatihan GCLP diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pengelolaan biospesimen, penerapan SOP, serta pentingnya keterlacakan sampel dan dukungan sistem informasi dalam menunjang mutu penelitian kesehatan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Biobank FK-KMK UGM dalam berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait manajemen biospesimen serta mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang penelitian kesehatan.

