Posts

Mahasiswa Mahidol University Malaysia Kunjungi Biobank FK-KMK UGM

Yogyakarta, Selasa 4 November 2025, sebanyak lima mahasiswa dari Mahidol University Malaysia, yang terdiri dari jenjang S1 hingga S3, berkunjung ke Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Summer Course Program yang diselenggarakan oleh Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) FK-KMK UGM.

Selama kunjungan, para mahasiswa mendapat penjelasan mengenai peran Biobank sebagai salah satu core facility FK-KMK UGM yang berfungsi mendukung berbagai penelitian biomedis. Tim Biobank memaparkan alur layanan pengelolaan biosampel, mulai dari penerimaan dan registrasi sampel, proses penyimpanan pada berbagai suhu (–20°C, –80°C, hingga liquid nitrogen), sistem informasi manajemen sampel, serta standar keamanan dan kualitas yang diterapkan.

Para mahasiswa juga berkesempatan untuk melihat langsung fasilitas penyimpanan biosampel dan area kerja laboratorium Biobank, serta berdiskusi mengenai bagaimana infrastruktur ini mendukung riset kesehatan dan kolaborasi lintas disiplin di lingkungan FK-KMK UGM.

Kunjungan ini tidak hanya memberikan pemahaman praktis tentang sistem biobank modern, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan wawasan global dan kolaborasi antar universitas dalam bidang penelitian biomedis dan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini sejalan dengan komitmen FK-KMK UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), terutama:

  • SDG 4 (Quality Education) – peningkatan kapasitas pembelajaran dan pengalaman riset internasional,
  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) – penguatan infrastruktur riset dan inovasi di bidang biomedis, dan
  • SDG 17 (Partnerships for the Goals) – perluasan kemitraan global melalui kegiatan akademik dan riset berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pengalaman belajar di Biobank FK-KMK UGM dapat menginspirasi mahasiswa peserta Summer Course dalam memahami pentingnya pengelolaan biosampel dan kolaborasi internasional untuk mendukung penelitian kesehatan yang berkualitas.

Kontributor: F. Linda

Perwakilan University of Puthisastra Kunjungi Biobank FK-KMK UGM

Yogyakarta, 31 Oktober 2025 Mr. Kong Sela, M.Eng., Research Coordinator dari Department of Research, University of Puthisastra, Kamboja, melakukan kunjungan ke Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda untuk melihat secara langsung bagaimana FK-KMK UGM mengelola kegiatan penelitian, termasuk fasilitas pendukung riset yang dimiliki fakultas.

Didampingi oleh tim International Relations Office (IRO) dan Koordinator Administrasi Bidang Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM, Mr. Kong meninjau beberapa core facility yang berperan penting dalam mendukung riset di bidang kesehatan. Salah satunya adalah Biobank, yang berfungsi sebagai pusat penyimpanan dan pengelolaan biosampel untuk berbagai kegiatan penelitian biomedis.

Dalam kesempatan tersebut, tim Biobank menjelaskan alur kerja pengelolaan sampel, mulai dari penerimaan dan identifikasi, proses penyimpanan pada berbagai suhu (–80°C hingga liquid nitrogen), hingga sistem informasi yang menjamin keamanan dan ketertelusuran setiap sampel.
Mr. Kong juga meninjau area penyimpanan dan berdiskusi mengenai penerapan standar operasional dan sistem digital yang digunakan dalam manajemen biobank.

Kegiatan ini menjadi sarana berbagi pengalaman dan pertukaran praktik baik dalam pengelolaan fasilitas riset, serta membuka peluang kerja sama dalam pengembangan sistem riset biomedis di kawasan regional.
Inisiatif ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

  • SDG 4 (Quality Education) – peningkatan kapasitas akademik dan riset melalui kolaborasi internasional;
  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) – penguatan infrastruktur riset dan inovasi biomedis;
  • SDG 17 (Partnerships for the Goals) – perluasan kemitraan global untuk mendukung ekosistem riset berkelanjutan.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama antara FK-KMK UGM dan University of Puthisastra dalam bidang pengembangan fasilitas penelitian dan peningkatan kualitas riset biomedis di masa mendatang.

Kontributor: F. Linda

Tim Biobank FK-KMK UGM Presentasikan Laporan Akhir Hibah PKPLP

Pada hari Rabu, 29 Oktober 2025 bertempat di LPPT UGM, tim dari Biobank FK-KMK UGM yang terdiri atas F. Linda Tri Pramatasari dan Efri Kurniawan selaku penerima Hibah Peningkatan Kompetensi Pranata Laboratorium Pendidikan (PKPLP) telah melaksanakan presentasi laporan akhir hibah yang mereka jalankan selama tahun 2025.

Dalam presentasi tersebut, tim memaparkan hasil pengembangan Sistem Informasi Manajemen Penyimpanan Biospesimen pada Tangki Nitrogen Cair, sebuah inovasi yang bertujuan untuk mendukung pengelolaan biospesimen secara terorganisir, aman, dan efisien sesuai standar biobank. Sistem ini dirancang untuk mencatat data biosampel secara digital, memantau kondisi penyimpanan, serta meminimalkan potensi kesalahan manusia dalam proses pelabelan dan penarikan sampel.

Selain sistem informasi utama, hibah ini juga menghasilkan beberapa keluaran penting, di antaranya:

  • Prosedur Operasional Standar (POS) dan Instruksi Kerja Operasional (IKO) terkait penyimpanan biospesimen.
  • Alur layanan dan flyer informasi layanan penyimpanan LN₂ tank.
  • 2 Publikasi ilmiah yang saat ini sedang dalam proses review di jurnal terindeks SINTA.

Sebagai tindak lanjut dari masukan reviewer, tim berencana untuk melakukan pendaftaran hak cipta sistem informasi, pembuatan video tutorial penggunaan sistem (yang akan diajukan melalui hibah TI/MOOC), serta validasi dan verifikasi sistem melalui penelitian lanjutan yang menguji kesesuaian data sistem dengan kondisi riil pada tangki nitrogen cair.

Melalui kegiatan ini, Biobank FK-KMK UGM menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan dan kompetensi pranata laboratorium pendidikan, khususnya dalam pengelolaan biospesimen berstandar yang mendukung riset berkelanjutan.

Kontributor: F. Linda

 

Tim Biobank FK-KMK UGM Berbagi Pengalaman di RS Kanker Dharmais

Jakarta, 24 Oktober 2025 – Tim Biobank FK-KMK UGM turut ambil bagian dalam pertemuan ilmiah Cancer Genomic for Precision Medicine yang menjadi rangkaian acara peringatan HUT ke-32 Rumah Sakit Kanker Dharmais. Dalam kesempatan tersebut, tiga narasumber dari UGM: dr. Ery Kus Dwianingsih, Ph.D., Sp.PA(K), dr. Junaedy Yunus, MSc, Ph.D, dan dr. Wika Hartanti, MIH, tampil mewakili Biobank FK-KMK UGM untuk berbagi pengalaman dan konsep pengelolaan biobank yang mendukung penelitian kanker di Indonesia.

Sesi yang berlangsung di Auditorium Utama RS Kanker Dharmais ini menjadi bagian dari hari keempat rangkaian kegiatan, dengan tema besar Aspek Teknis Biobank. dr. Ery Kus membuka sesi dengan paparan berjudul “Pengenalan Konsep Biobank untuk Penelitian Kanker”, menjelaskan peran biobank dalam menyediakan sumber daya biosampel yang berkualitas untuk menunjang riset genomik dan pengembangan precision medicine di bidang onkologi.

Dilanjutkan oleh dr. Junaedy Yunus, yang memaparkan “Best Practices Fasilitas dan Manajemen Sampel Biobank”, peserta diajak memahami bagaimana penerapan standar mutu, keamanan, dan integrasi sistem informasi menjadi kunci keberhasilan dalam pengelolaan fasilitas biobank modern. Sementara itu, dr. Wika Hartanti menutup sesi dengan pembahasan mengenai “Aspek Etik Perekrutan Pasien dan Informed Consent”, menekankan pentingnya perlindungan hak donor serta kepatuhan terhadap prinsip etik dan regulasi dalam seluruh proses biobanking.

Partisipasi tim Biobank FK-KMK UGM dalam forum ini tidak hanya memperkenalkan praktik biobank di lingkungan akademik, tetapi juga membuka peluang kolaborasi nasional antara universitas, rumah sakit, dan lembaga penelitian dalam mendukung implementasi precision medicine untuk kanker di Indonesia.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh narasumber dan peserta, menandai komitmen bersama untuk memperkuat jaringan riset kanker berbasis data genomik dan biobank yang terintegrasi di Indonesia.

Biobank FK-KMK UGM Laksanakan Pemeriksaan GCLP dan Biosafety sebagai bagian Audit Mutu Internal Laboratorium (AMI-LAB)

Yogyakarta, 14 Oktober 2025 —Biobank FK-KMK UGM hari ini melaksanakan kegiatan pemeriksaan Good Clinical Laboratory Practice (GCLP) dan Biosafety, sebagai bagian dari rangkaian Audit Mutu Internal Laboratorium (AMI-LAB) yang diselenggarakan oleh Tim GCLP dan Tim Biosafety FK-KMK UGM.

Tim auditor terdiri atas Prof. Dr. dr. Hera Nirwati, Sp.MK(K), dr. Rina Susilowati, Ph.D, dan dr. Janatin Hastuti, M.Sc., Ph.D., yang melakukan evaluasi langsung terhadap penerapan standar GCLP dan aspek keselamatan laboratorium. Kunjungan diterima oleh F. Linda Tri Pramatasari dan Efri Kurniawan selaku perwakilan Biobank FK-KMK UGM.

Pemeriksaan dilakukan dengan meninjau kembali temuan audit tahun sebelumnya untuk memastikan tindak lanjut perbaikan telah berjalan dengan baik. Evaluasi GCLP mengacu pada daftar periksa yang disusun oleh tim AMI LAB, meliputi aspek organisasi dan manajemen mutu laboratorium, personel, dokumen dan rekaman, pengendalian mutu hasil uji, kondisi lingkungan dan fasilitas, pengelolaan peralatan dan sampel biologis, dll.

Sementara itu, aspek biosafety dan biosecurity diperiksa menggunakan Daftar Periksa Biosafety dan Biosecurity Laboratorium yang mengacu pada panduan Asosiasi Biorisiko Indonesia. Penilaian mencakup kebijakan kelembagaan, keamanan fisik, manajemen risiko, pelatihan personel, desain fasilitas, pengendalian teknis, pengelolaan limbah, kesiapsiagaan tanggap darurat, dll.

Melalui kegiatan ini, Biobank FK-KMK UGM menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu, keamanan, dan integritas data laboratorium, serta memastikan seluruh kegiatan penelitian dan pengelolaan biosampel terlaksana sesuai standar internasional GCLP dan prinsip biosafety.

Kontributor: F. Linda

Dosen dan Tendik FKKMK UGM Lakukan Kunjungan ke Biobank untuk Pelatihan GCLP

Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan keterampilan mengenai Good Clinical Laboratory Practice (GCLP), dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM yang belum mendapatkan pelatihan GCLP melaksanakan kunjungan ke Laboratorium Biobank FK-KMK UGM.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program pelatihan GCLP yang tengah berlangsung. Kunjungan dilakukan pada Kamis, 25 September 2025, pukul 12.30–14.30 WIB, salah satunya bertempat di Biobank.

Dalam kunjungan tersebut, peserta diperkenalkan secara langsung dengan fasilitas, alur kerja, serta penerapan standar GCLP di Laboratorium Biobank. Tim Biobank mendampingi peserta, memberikan penjelasan teknis mengenai prosedur manajemen sampel, pengendalian mutu, serta sistem informasi yang digunakan.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dosen dan tenaga kependidikan FK-KMK UGM mengenai standar praktik laboratorium yang baik, sekaligus menumbuhkan budaya kerja laboratorium yang menjunjung tinggi mutu, keamanan, dan integritas data penelitian.

Inisiatif ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama:

  • SDG 3 (Good Health and Well-Being): memastikan penelitian dan layanan kesehatan didukung data yang berkualitas dan terpercaya.

  • SDG 4 (Quality Education): memberikan pembelajaran berkelanjutan bagi tenaga pendidik dan staf laboratorium.

  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): memperkuat infrastruktur penelitian melalui penerapan standar laboratorium internasional.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan FK=KMK UGM dapat semakin siap menerapkan prinsip GCLP dalam kegiatan penelitian maupun pelayanan laboratorium, demi mendukung kualitas riset dan layanan kesehatan di Indonesia.

Kontributor:

Mahasiswa Baru Program Doktor Kunjungi Biobank FK-KMK UGM: Kenali Sarana, Prasarana, dan SIMBIOX

Yogyakarta – Sebagai bagian dari rangkaian Pra Kuliah Perdana, mahasiswa baru Program Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan FK-KMK UGM angkatan 2025 melakukan kunjungan ke Biobank FK-KMK UGM pada tanggal 26 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman langsung mengenai sarana, prasarana, dan sistem informasi yang mendukung pengelolaan biosampel untuk penelitian kesehatan.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa dipandu oleh teknisi laboratorium dan data manager Biobank FK-KMK UGM. Mereka menjelaskan fungsi berbagai fasilitas penyimpanan, mulai dari delapan unit ultrafreezer -80°C dengan kapasitas sekitar 300.000 vial, dua freezer -20°C, dua refigerator 4°C hingga tiga tangki nitrogen cair yang digunakan untuk penyimpanan sampel pada suhu ultra rendah. Mahasiswa diperlihatkan bagaimana standar kualitas diterapkan untuk menjaga stabilitas biosampel jangka panjang.

Selain sarana fisik, mahasiswa juga dikenalkan dengan SIMBIOX, sistem informasi manajemen biobank yang dikembangkan secara mandiri oleh FK-KMK UGM. Melalui sistem ini, setiap biosampel dapat dicatat, dilacak, dan dilaporkan secara akurat, mulai dari identitas peneliti, jenis sampel, hingga lokasi penyimpanan. SIMBIOX telah terdaftar Hak Kekayaan Intelektual (HKI), bersifat open source, dan kini telah diadopsi oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai standar nasional biobanking pada program BGSI.

Kunjungan ini menegaskan bahwa Biobank FK-KMK UGM bukan sekadar tempat penyimpanan sampel, melainkan pusat inovasi riset yang mengintegrasikan teknologi, etik, dan kolaborasi. Kehadiran Biobank mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), serta SDG 17 (Partnerships for the Goals).

Sebagai penutup, FK-KMK UGM menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa baru Program Doktor tahun 2025. Semoga kunjungan ini menjadi langkah awal yang inspiratif dalam perjalanan akademik, serta memotivasi lahirnya riset-riset berkualitas yang memberi manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat.

Kontributor: F. Linda Tri P




Biobank FK-KMK UGM Perkenalkan Infrastruktur Penunjang Riset kepada Mahasiswa Doktor 2025

Pra Kuliah Perdana Program Studi Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan FK-KMK UGM Angkatan 2025 menghadirkan berbagai narasumber untuk memperkenalkan fasilitas riset unggulan fakultas. Salah satu sesi penting disampaikan oleh dr. Junaedy Yunus, M.Sc., Ph.D., yang memberikan paparan mengenai Biobank FK-KMK UGM sebagai infrastruktur riset strategis.

Dalam penjelasannya di ruang kelas, dr. Junaedy menerangkan bahwa Biobank merupakan biorepositori—tempat penyimpanan biosampel beserta data terasosiasinya yang dikelola secara sistematis dan berjangka panjang. Biobank FK-KMK UGM mulai dikembangkan sejak 2015, beroperasi pada 2018, dan diresmikan tahun 2019. Fasilitas ini hadir untuk menjawab kebutuhan penelitian kesehatan, terutama penyakit kompleks yang memerlukan jumlah sampel besar dan data yang memadai agar menghasilkan kesimpulan yang kuat.

Dr. Junaedy juga memaparkan misi Biobank, yaitu menyediakan penyimpanan biosampel riset yang berkualitas, berjangka panjang, serta mendukung kolaborasi riset berkelanjutan. Ia menekankan bahwa keberadaan Biobank bukan sekadar penyimpanan sampel, melainkan sistem terintegrasi yang melibatkan standar etikolegal, manajemen data, serta tata kelola kolaborasi penelitian.

Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai fasilitas penyimpanan yang tersedia, di antaranya delapan unit ultrafreezer -80°C, empat freezer -20°C, dan tiga tangki nitrogen cair. Selain itu, dijelaskan pula keberadaan Simbiox, sistem manajemen data biobank yang dikembangkan secara mandiri oleh tim FK-KMK UGM, terdaftar HKI, dan saat ini tengah diadopsi oleh Kementerian Kesehatan.

Melalui sesi ini, mahasiswa S3 diharapkan semakin memahami bahwa Biobank FK-KMK UGM dapat menjadi mitra penting dalam mendukung penelitian mereka, baik untuk penyimpanan sampel, pengelolaan data, maupun penguatan aspek etikolegal riset. “Biobank hadir untuk membangun riset kesehatan yang lebih berkualitas dan berjangka panjang, serta mendorong kerja sama lintas disiplin,” jelas dr. Junaedy.

Kehadiran Biobank FK-KMK UGM juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui peningkatan kualitas penelitian kesehatan, SDG 4 (Quality Education) , SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan pengembangan sistem informasi dan infrastruktur riset, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) lewat jejaring kolaborasi nasional maupun internasional.

Sebagai penutup, Biobank menyampaikan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru Program Doktor tahun 2025. Semoga perjalanan studi ini membawa banyak pengalaman berharga, jejaring kolaborasi, dan kontribusi ilmiah yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat dan pencapaian SDGs di masa depan.

Kontributor F. Linda Tri P


Tendik Biobank FK-KMK UGM Raih Hibah PK-PLP 2025 untuk Kembangkan Sistem Informasi Pengelolaan Biospesimen

Yogyakarta, 20 Agustus 2025 – Salah satu tenaga kependidikan (tendik) dari Biobank Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Linda Tri Pramatasari, berhasil meraih hibah Peningkatan Kompetensi Pranata Laboratorium Pendidikan (PK-PLP) Tahun 2025. Dalam monitoring hibah yang digelar oleh Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) dan Manajemen Laboratorium Terpadu (MLT) UGM, Linda memaparkan karyanya berjudul “Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Laboratorium Biobank: Pengelolaan Biospesimen di Tangki Nitrogen Cair.”

Inovasi ini lahir dari kebutuhan nyata di lapangan, di mana pengelolaan biospesimen pada suhu ultra-rendah, khususnya di tangki nitrogen cair, menuntut sistem informasi yang terintegrasi, akurat, dan aman. Sistem ini dirancang untuk mendukung pencatatan, pelacakan, serta pemantauan biospesimen secara digital sehingga meminimalkan risiko kehilangan data maupun kesalahan dalam pengelolaan sampel.

Pada kesempatan yang sama, anggota tim hibah Efri Kurniawan turut mendemonstrasikan beberapa modul sistem yang telah berhasil dikembangkan. Modul-modul ini mencakup alur pencatatan biospesimen, struktur penamaan sampel dengan barcode, penyimpanan sampel serta tampilan awal dashboard monitoring. Demo tersebut memperlihatkan bagaimana sistem dapat mempermudah teknisi laboratorium dalam mengelola data dengan lebih cepat, sistematis, dan aman.

“Selama ini Biobank FK-KMK UGM telah memiliki sistem informasi untuk penyimpanan sampel pada suhu -80°C. Namun, penyimpanan pada tangki nitrogen cair memerlukan adaptasi khusus karena karakteristik biospesimennya berbeda. Hibah ini memberi kesempatan untuk mengembangkan sistem yang lebih sesuai dengan kebutuhan,” jelas Linda dalam presentasinya.

Mendukung Visi UGM dan SDGs

Pengembangan sistem informasi ini sejalan dengan visi UGM untuk menjadi universitas riset kelas dunia, khususnya dalam bidang kesehatan dan biomedis. Selain itu, inovasi ini juga memiliki kontribusi langsung pada beberapa Sustainable Development Goals (SDGs):

  • SDG 3 (Good Health and Well-Being): memastikan tersedianya data biospesimen yang berkualitas untuk mendukung penelitian kesehatan dan biomedis.

  • SDG 4 (Quality Education): memberi ruang pembelajaran bagi mahasiswa dan peneliti dalam memanfaatkan teknologi laboratorium modern.

  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure): memperkuat infrastruktur riset melalui sistem informasi digital yang inovatif.

  • SDG 17 (Partnerships for the Goals): membuka peluang kolaborasi dengan peneliti nasional maupun internasional melalui pemanfaatan data biobank yang terstandar.

Penguatan Peran Tendik di Riset

Pencapaian ini sekaligus menegaskan peran strategis tenaga kependidikan, khususnya pranata laboratorium pendidikan, dalam mendukung tridarma perguruan tinggi. Tendik tidak hanya menjalankan fungsi teknis, tetapi juga berkontribusi aktif dalam inovasi riset dan pengembangan infrastruktur akademik.

Ke depan, sistem informasi yang dikembangkan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh laboratorium di UGM, sehingga pengelolaan biospesimen menjadi lebih efisien, transparan, dan berdaya guna.

“Dengan adanya hibah ini, kami berharap sistem informasi biobank yang dikembangkan dapat menjadi model bagi pengelolaan biospesimen di Indonesia. Bukan hanya mendukung penelitian lokal, tetapi juga memberi kontribusi pada jejaring riset kesehatan global,” tambah Linda.

Komitmen Keberlanjutan

Monitoring hibah PK-PLP 2025 menjadi langkah awal dalam memastikan keberlanjutan inovasi ini. UGM berkomitmen mendukung para tendik, termasuk di Biobank, untuk terus berinovasi sehingga laboratorium di kampus tidak hanya berfungsi sebagai penunjang praktikum, tetapi juga sebagai pusat unggulan riset berkelas dunia.

Kontributor: F. Linda Tri P

UGM dan Shanghai Jiao Tong University Perkuat Kolaborasi Riset Kesehatan melalui Kunjungan ke Biobank

Yogyakarta, 15 Agustus 2025 – Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menerima kunjungan kehormatan dari delegasi School of Public Health Shanghai Jiao Tong University pada 14–15 Agustus 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian diskusi akademik dan penjajakan kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, serta pengembangan kesehatan masyarakat.

Salah satu agenda penting adalah kunjungan ke Biobank FK-KMK UGM, yang telah menjadi pusat penyimpanan dan pengelolaan biosampel untuk mendukung riset biomedis dan kesehatan masyarakat. Dalam sesi ini, delegasi dari kedua universitas berdiskusi terkait penguatan infrastruktur riset, pertukaran data, serta pengembangan penelitian bersama, khususnya di bidang penyakit menular, penyakit tidak menular, nutrisi, hingga biologi tumor.

Kegiatan ini selaras dengan tujuan SDGs (Sustainable Development Goals), terutama:

  • SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui upaya meningkatkan riset kesehatan guna mendukung deteksi dini, pencegahan, dan penanganan penyakit.

  • SDG 4 (Quality Education)

  • SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure) dengan penguatan kapasitas laboratorium, pemanfaatan big data, serta inovasi biobank dalam mendukung ekosistem riset kesehatan.

  • SDG 17 (Partnerships for the Goals) dengan membangun jejaring kolaborasi global yang berkelanjutan antara Indonesia dan Tiongkok.

Perwakilan School of Public Health Shanghai Jiao Tong University, Prof. Hui Wang, menegaskan pentingnya kerja sama internasional untuk menjawab tantangan kesehatan global. Sementara itu, perwakilan FK-KMK UGM menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum memperkuat posisi UGM sebagai pusat riset kesehatan yang berkontribusi pada solusi berbasis bukti di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui sinergi ini, diharapkan terbentuk kerja sama konkret berupa penelitian bersama, program pelatihan, hingga inovasi teknologi kesehatan yang tidak hanya bermanfaat bagi kedua institusi, tetapi juga mendukung pencapaian agenda pembangunan berkelanjutan dunia.

Kontributor: F. Linda Tri Pramatasari